Rehabilitasi Idaman Pemilik Yayasan Dibacok Warga Binaan

Siantar932 Dilihat

SIANTAR NEWS – JAM 11.00 WIB

Pdt Rokbi Simanjuntak, pemilik Yayasan Rehabilitasi Idaman, Jalan Rindung Ujung, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, dibacok warga binaanya, Selasa (26/3). Akibat bacokan senjata tajam tersebut, Pdt Rokbi Simanjuntak, alami luka di kepala dan pelipis kiri.

Kapolsek Siantar Martoba  AKP Dorhanim S, SE, Rabu (27/3), menyampaikan, pasca mendapat kabar, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.

“Pelaku kurang waras. Jadi kita amankan langsung dari lokasi dan sekarang masih kita amankan,” ungkapnya.

Warga binaan tersebut (pelaku,red), yang diantarkan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Siantar, pada Selasa (26/3) siang, sekira jam 11.00 WIB.

Pasca dibacok warga binaannya, korban dirawat inap, di RSUD dr Djasamen Saragih. Ia mengatakan, awalnya Sat Pol PP dan Dinsos Kota Siantar, datang menyerahkan delapan pria kurang waras yang diamankan dari jalanan, menggunakan truk dalmas Sat Pol PP.

Dari delapan pria yang kurang waras, Yayasan Rehabilitasi Idaman, menerima empat orang pria kurang waras untuk diurus dan dirawat. Didalam ruangan I Pocet, pria kurang waras tersebut, dibariskan, guna diperiksa badannya.

Kejadian pembacokan itu berlangsung, ketika istrinya Pdt  Rokbi Simanjuntak, menyuruh keempat pria kurang waras itu mandi, supaya bersih.

“Salah satu dari empat pria kurang waras itu memberontak dan membacok kepala dan pelipis saya. Pria kurang waras itu sudah diamankan, di Polsek Siantar Martoba,” ujarnya.

Diketahui, benda tajam yang melukai korban, diselipkan di baju dan celana, lalu dikeluarkannya.

“Mengurus orang kurang waras memang ada bantuan dana. Tapi saya minta Sat Pol PP dan Dinsos Kota Siantar, bila menyerahkan orang kurang waras ke yayasan haruslah diamankan benda tajam yang disimpan didalam saku dan balik baju atau celana. Karena selain adanya dua kayu dan parang panjang itu, ternyata masih ada dua pisau, ditemukan dari pria kurang waras itu,” ujarnya. (ht/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *