TAPTENG NEWS – JAM 09.00 WIB
Sebanyak 63 Siswa/i SMK Negeri 3 Sibolga mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2019, Senin (8/4). Acara Pembukaan uji perolehan sertifikat berlambang ‘Garuda’ itu digelar di Aula SMK Negeri Sibolga, Jalan Tukka Sibuluan Raya, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) dan Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) tersebut, bertujuan untuk memberi lisensi kepada Siswa/i terkait keahlian bidang masing- masing. Pada kesempatan itu, ada 3 Program Studi yang diuji, yakni, Nautika Kapal Penangkap ikan (NKPI), Tehnika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) dan Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT).
“Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan tempat uji komptensi, yakni SMK Negeri 3 Sibolga. Yang mana, kegiatan ini tidak terlepas dari BNSP dan LSP-KP bidang Keahlian Kemaritiman,” ujar Kepala SMK Negeri 3 Sibolga, Drs Awaliul Ramdani didampingi Kepala TUK LSP-KP, Frans Syahputra Sembiring,S.St.Pi.
Untuk menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK), terang Awaliul, tidak mudah. Harus memenuhi sejumlah persyaratan dan telah diverifikasi oleh LSP-KP. Diantaranya, memiliki Tenaga Assessor, peralatan yang dibutuhkan serta harus diverifikasi langsung oleh LSP-KP.
“Dalam hal ini, SMK Negeri 3 Sibolga telah memenuhi syarat yang diminta. Kita sudah mempersiapkan gedung, peralatan serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menjadi TUK. Untuk wilayah Sumatera Utara dan Pantai Barat, hanya SMK Negeri 3 yang menjadi tempat dan mengikuti uji kompteensi lisensi nasional,” jelas Kepala SMK Negeri 3 Sibolga.
Awaliul menuturkan, sertifikasi ini nantinya akan menjadi telusuran atau acuan tamatan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Pasar Bebas. Dalam hal ini, SMK Negeri 3 Sibolga juga telah menjalin mitra kerjasama dengan sejumlah Perusahaan. Seperti, Fuji Utami dan Java Marina. Perusahaan akan siap merekrut siswa/i lulusan SMK Negeri 3 Sibolga dengan syarat, siswa tersebut telah memiliki Sertifikasi Keahlian. Untuk itu, SMK Negeri 3 Sibolga berusaha penuh memenuhi syarat Lisensi berlambang Garuda.
“Menjadikan SMKN 3 Sibolga menjadi Tempat Uji Kompetensi Keahlian merupakan mimpi saya sejak memegang amanat memimpin SMK ini, yakni sejak Tahun 2011. Realisasinya perlu proses, walaupun terlambat SMK ini bisa menjadi tempat uji kompetensi.
Direktur LSP-KP Herry Maryuto menerangkan, LSP-KP merupakan lembaga yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi, yakni badan yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Di dalam operasionalnya, LSP-KP melisensi tempat- tempat uji kompetensi. Saat ini ada 84 TUK di seluruh Indonesia, yang bergerak di bidang Kelautan dan Perikanana. Salah satunya, yakni SMK Negeri 3 Sibolga.
“Kedatanan kami bersama Master Assesor BNSP tujuan utamanya yakni mensupervisi, mempersiapkan pelaksanaan uji kompetensi yang pertama di SMK Negeri 3 Sibolga ini. Ada 63 Siswa/i yang mengikuti Uji Kompetensi Keahlian, yakni 32 orang dari bidang NKPI, 31 orang dari TKPI dan 30 orang dari APAT,” sebutnya
Mewakili Kacabdis Sibolga Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Seksi SMK Dedy Siregar mengatakan, kegiatan uji kompetensi digelar dalam rangka percepatan pemenuhan daya saing lulusan SMK di Indonesia. Sehingga, alumni SMK kedepan dapat bersaing di dunia kerja internasional. Maka hal ini akan menarik minat sekolah lain agar bisa bergabung di SMK Negeri 3 Sibolga.
“Ini merupakan prestasi yang amat baik sekali. Namun untuk memperoleh itu, memang hal yang tidak mudah dan butuh proses. Ini merupakan kebanggaan bagi kita bersama,” sebut Dedy Siregar.
Master Asessor BNSP Utami Widyasih menuturkan, sertifikasi kompetensi menjadi prioritas dalam menghadapi MEA. Apalagi dalam menghadapi MEA, dihadapkan dengan tenaga kerja asing dari negara lain yang juga berhak masuk ke Indonesia. “Agar kita berdaya saing, untuk itu harus memiliki Settifikat Ko mpetensi,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya, mewakili Kacabdis Sibolga Dedy Siregar, mewakili STPK Matauli Rodhi Firmansyah dan Irwan Limbong, Master Assesor Utami Widiasih, Kepala TUK LSP-KP Frans Syahputra Sembiring,S.St.Pi serta sejumlah guru SMK Negeri 3 Sibolga, mewakili orangtua siswa dan Perwakilan dari PPN Sibolga. (bs)






