SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB
Kantor seksi logistik (Kansilog) Sibolga memastikan stok beras mencukupi hingga 4 bulan ke depan. Saat ini stok beras yang tersimpan di gudang bulog ada 750 ton, di perjalanan ada sekitar 700 ton, sehingga totalnya mencapai 1.450 ton. Senin (27/05)
“Stok ini mampu mencukupi untuk 3 sampai 4 bulan ke depan di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Kepala Kansilog Sibolga Budiono melalui stafnya Adika.
Dirinya menerangkan bahwa, stok tersebut juga termasuk untuk penyaluran beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat kurang mampu di Kota Sibolga menyambut Lebaran Idul Fitri 1440 H.
“Jadi tidak ada masalah untuk ketahanan pangan. Bahkan nanti juga kita akan ikut dalam operasi pasar murah Ramadan Fair Pemko Sibolga. Di mana nantinya di sana juga, kita akan menjual gula, yang dikabarkan saat ini harganya tengah naik,” katanya.
Tambahnya, sesuai rencana, Pemko Sibolga berniat menyalurkan rastra atau beras untuk rakyat sejahtera bagi masyarakat pada awal Juni 2019. Program rastra untuk Kota Sibolga kini telah diganti menjadi program BPNT dan sepenuhnya akan dijual melalui agen seperti BRI lewat BRI Link.
“Sedangkan untuk mengantisipasi gejolak harga jelang Idul Fitri 1440 Hijriah, Bulog bekerjasama dengan berbagai instansi, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan instansi lainnya, untuk memonitor harga di pasaran,” katanya. (riz)






