TAPTENG NEWS – JAM 11.41 WIB
Warga Rusunawa, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, keluhkan mati lampu selama seminggu.
“Kami tidak tau bang mati lampu selama seminggu, hajab lah kami mau masak aja susah listrik gak hidup,” kata Wagina, Senin (01/07)
Wagina yang sudah tiga tahun sebagai penghuni di Rusunawa juga menjelaskan, bahwa petugas Rusunawa yang dibawah kepemimpinan Viktor Tobing sebagai KUPT Rusunawa Tapteng menghimbau kepada warga rusunawa bahwa ada Breaker Panel Utama yang rusak.
“Ada Breaker Panel Utama yang rusak kata petugas bang alat nya juga tidak ada jual di Sibolga – Tapteng harus di Medan beli alatnya,” terangnya
Tidak hanya itu, warga Rusunawa juga terkesan merasa tertindas, tidak sanggup nya dengan pembayaran lampu setiap bulannya mengalami kenaikan
Padahal awal dibangunnya Rusunawa warga yang baru masuk masih ringan dengan pembayaran listrik dengan harga terjangkau, karena menurut warga Rusunawa pemakaian listrik hanya dipakai buat memasak nasi dan penerangan lampu ruang tengah saja.
“Kami tidak sanggup kalau lampu naik seperti ini, harapan kami selain kontrakan rumah bisa kami selesaikan pembayaran listrik kami minta diturunkan lah. Bengkak bayar lampu sampai 300 lebih kami membayar tiap bulan kan gak logika,” sebutnya seraya menambahkan Inikan perumahan pemerintah, kenapa harus di perlama memperbaikinya
Terpisah, Kepala KUPT Rusunawa Tapanuli Tengah Viktor Tobing ketika dikonfirmasi melalui Whatsshap pribadinya mengatakan, Breaker Panel Utama Blok A rusak, sehingga sebagian Rusunawa listriknya mati di (Blok A).
“Breker nya sudah dipesan oleh bendahara Dinas Perkim Tapteng bernama Lutfi, jadi kalau datang bisa langsung dipasangkan,” jelasnya. (ben)






