Sudah 2 Minggu, Pelaku Penyuntikan Pasien Meninggal Belum Terungkap

oleh -1.338 views
Mobil Dinas BB 18 N milik Plt Direktur RSU FL Tobing terlihat terparkir di halaman Rumah Sakit

SIBOLGA NEWS – JAM 12.00 WIB

Sudah 2 minggu lebih kejadian meninggalnya Gisen Kazuya Pasaribu di Rumah Sakit Umum FL Tobing Sibolga, yang diduga akibat salah memberikan obat suntik usai menjalani operasi. Tapi hingga saat ini pihak RSU FL Tobing belum mengungkapkan siapa oknum pelaku yang melakukan penyuntikan dan siapa yang menyuruh

Pertanyaan itu menjadi tanda tanya ditengah – tengah masyarakat, sebab masyarakat ingin mengetahui siapa oknum – oknum tersebut. Karena sampai saat ini hasil audit dan keterangan pihak RSU FL Tobing belum ada

Plt Direktur PPK BLUD Rumah Sakit FL Tobing Sibolga dr. Donna Pandiangan dan Humasnya Elvino K Hakim Harahap yang coba ditemui Tapanuli News 24 Jam, Selasa (9/7) ingin menanyakan siapa sebenarnya oknum yang melakukan penyuntikan dan siapa yang memerintahkan akan tetapi kedunya tidak berhasil ditemui

Padahal mobil dinas BB 18 N milik Plt Direktur terlihat terparkir di halaman RSU FL Tobing, beberapa jam ditunggu Plt Direktur ini tidak kelihatan begitu juga dengan Humasnya tidak berada ditempat. Ketika ditanya kepada beberapa pegawai yang ada disana mengatakan kalau Plt Direktur RSU FL Tobing sedang sibuk dan Humasnya belum masuk kantor

Semenjak kejadian itu, Plt Direktur dan Humas RSU FL Tobing ini sangat susah ditemui wartawan Tapanuli News 24 Jam

Sementara itu, Apul Marbun warga Sibolga yang dikonfirmasi Tapanuli News 24 Jam terkait kematian Gisen menyampaikan korban meninggal dunia diduga keras adalah kelalaian pelayanan pihak RSU FL Tobing

“Bahkan kejadian serupa juga terjadi pada Andre Sitinjak yang tinggal di Panomboman, Sibolga. pihak keluarga sangat berharap ada keterangan yang jelas dari pihak RSU FL Tobing sampai dimana atau apa penyebab anaknya meninggal,” katanya

Dirinya berharap, tidak terjadi korban berikutnya ketika memang ada kelalaian dalam hal obat – obatan maupun oknum tenaga medis yang sengaja atau tidak sengaja melakukan kelalaian di kemudian hari.

“Sebaiknya DPRD Sibolga melakukan fungsinya, pengawasan fasilitas umum dalam hal ini RSU FL Tobing Kota Sibolga agar tidak menimbulkan kecemasan masyarakat dalam berobat atau mendapatkan pelayanan kesehatan,” ucapnya

Lanjutnya, untuk yang melakukan suntikan pada pasien Andre Sitinjak yang meninggal dalam hitungan detik dilakukan oleh seorang Perawat wanita gemuk berjilbab. Itu sesuai keterangan ibu kandung Andre Sitinjak yang melihat langsung penyuntikan

Dijelaskannya, dengan tegas kalau pihak RSU FL Tobing melindungi oknum yang melakukan penyuntikan.

“Bahkan pernyataan tidak profesional serta membingungkan masyarakat ketika mereka berkata bahwa oknum eksekutor tersebut bukan perawat melainkan oranisasi lain, itu sangat memprihatinkan,” sebutnya seraya menambahkan pihak RSU FL Tobing sudah melakukan kunjungan penghiburan terhadap keluarga Gisen, lakukan juga kepada pihak Andre Sitinjak yang secara fakta adalah warga kota sibolga. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *