Kades Paiheme 1 : Tanda Tangan Masyarakat Ada Yang Dipalsukan

Daerah, Tapanuli Tengah1629 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 9.00 WIB

Kepala Desa Paiheme 1, Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapteng Batahiroha Simanungkalit menepis tuduhan dari sejumlah warga terkait kegiatan Dana Desa Paiheme 1 yang dituding asal dikerjakan lalu dilaporkan kepada Kejaksaan Negeri Sibolga

“Kegiatan dana desa yang dituding masyarakat asal dikerjakan itu sudah diperiksa oleh Inspektorat dan Satuan Tugas (Satgas) dana desa dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT),  kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut,” ungkap Kades. Rabu (24/7)

Dikatakannya, pada Senin yang lalu puluhan warga Desa Pahieme 1 telah mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sibolga untuk melakukan aksi unjuk rasa mempertanyakan pengaduan kegiatan dana desa Paiheme 1 yang dilaporkan bulan Oktober Tahun 2018 lalu

“Namun rencana aksi unjuk rasa tersebut gagal terlaksana karena tidak mendapat izin dari Polres kota Sibolga , terus terang saja yang berangkat demo itu tidak semuanya warga desa Paiheme 1. Namun ada juga warga dari desa lain, sehingga ada kesan masalah tersebut sengaja diciptakan oleh oknum tertentu untuk mencemarkan nama baik saya,” sebutnya.

Dia menambahkan, kegiatan dana desa yang dituding asal dikerjakan itu adalah kegiatan tahun anggaran 2018 yakni pembuatan Telport atau pengerasan Jalan sepanjang 748 Meter dan Rabat Beton sepanjang 100 Meter,  kegiatan tersebut melibatkan warga setempat mulai perencanaan hingga pelaksanaannya selesai dikerjakan, demikian juga tenaga kerja dan suplayer bahan material bangunan

“Warga selalu dilibatkan setiap ada kegiatan dana desa, penggunaan anggaran cukup transparan malah sebelum kegiatan dilaksanakan terlebih dahulu diadakan rapat pra pelaksanaan yang dihadiri warga dan pemerintah kecamatan serta pendamping lokal desa dan juga pihak yang berkepentingan lainnya,” tegasnya.

Disamping itu, Batahiroha juga mengatakan berkas pengaduan yang tertera dilaporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri Sibolga tersebut banyak tanda tangan warga  yang dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

“Hal itu sesuai pengakuan beberapa warga yang keberatan ada namanya tertera dilaporan pengaduan tersebut,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Ridwan Sidabutar dan Robinson Matondang dua orang warga Desa Pahieme 1 saat dikonfirmasi mengatakan terkait mengenai permasalahan pembangunan dana desa yang melibatkan Kepala Desa diadukan oleh oknum warga sepihak ke Kajari Sibolga terus terang saja hal tersebut sama sekali kami tidak mengetahuinya

“Kami heran saat Kepala Desa Pahieme 1 memanggil kami serta mempertanyakan perihal nama dan tanda tangan yang tertera pada berkas pengaduan kami, itu bukan tanda tangan kami dan kami sangat berkeberatan, dan bila diperlukan kami juga siap membuat surat pernyataan untuk menyatakan bahwa itu bukan tanda tangan kami berdua,” tegas Ridwan dan Robinson. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *