Pihak Dishub Diminta Turun Tangan, Warga Keluhkan Dumk Truk Pengangkut Tanah

Daerah, Tapanuli Tengah1935 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 10.30 WIB

Mobilitas dump truck pengangkut tanah urug untuk menimbun lokasi perumahan di Dusun II, Panakkalan Desa Tapian Nauli KM. 4.5 Jalan Sibolga – Barus, Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng) berdampak terhadap kenyamanan kesehatan dan keselamatan warga termasuk pengguna jalan. Selasa (23/7)

Pasalnya, tanah yang diangkut dump truck berceceran di badan jalan. Jika melintasi jalan penghubung Sibolga – Barus KM 4.5 terpaksa menghirup debu, kemudian apabila hujan, ruas jalan menjadi licin. Sehingga dapat membahayakan pengendara. Para pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua termasuk becak bermotor terpaksa harus ekstra hati – hati ketika melintas ruas jalan ini.

Jika tidak hati – hati, maka pengendara bisa jatuh terpeleset. Sebab kondisi ruas jalan cukup licin, sejumlah pejalan kaki tampak melepas sepatu saat melintas di ruas jalan untuk menghindar agar sepatu tidak terlempar dengan lumpur. Kondisi yang tidak nyaman ini sudah berlangsung lama, tapi ironis nya, sampai sejauh ini belum ada perhatian dari instansi terkait.

Salah seorang warga setempat yang tidak ingin namanya dikorankan menyebutkan tidak hanya di ruas jalan Kabupaten tanah berceceran, tapi di ruas jalan Sibolga – Barus pun tanah berceceran.

Dia mengaku heran mengapa kondisi yang sangat membahayakan ini tidak menjadi perhatian dinas terkait, setiap Minggu (21/7) sekitar jam 3.45 Wib Kendaraan roda dua sempat terpeleset dan menghantam tiang listrik, kemudian tidak berapa berselang menyusul mobil pribadi juga terpeleset keberam jalan, karena kondisi jalan licin setelah diguyur hujan,” ucapnya

Sejumlah pengendara meminta pihak dinas perhubungan turun tangan, jangan sampai sudah jatuh korban jiwa, baru masalah ini menjadi perhatian.

Pantauan dilapangan, dari kompleks asrama angkatan laut hingga di lokasi permukaan badan jalan ditutupi ceceran tanah. Kondisi ini membuat jalan sangat licin akibat hujan. (ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *