Nelayan Tewas Di Sambar Petir

Daerah, Tapanuli Tengah1611 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 01.00 WIB

Joni Alfian Manuel Gea (28), warga Linkungan IV Batu Lubang, Kelurahan Hajoran Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), diduga tewas akibat sambaran petir, Jum’at (26/7), sekitar jam 01.00 WIB. di perairan Danau Pandan. Saat kejadian, Joni sedang melaksanakan aktifitasnya sebagai nelayan bagan pancang.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Paur Humas Iptu Rensa Sipahutar dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, sebelum kejadian korban sedang menangkap ikan di bagan pancang miliknya, yang terletak sekitar perairan Danau Pandan.

Tewasnya korban diketahui saat Verlin Zebua (30), warga Lingkungan IV Batu Lubang Kelurahan Hajoran Indah, Kecamatan Pandan, yang sedang berada ditengah – tengah laut di sekitar perairan Danau Pandan, melihat lampu pondok bagan pancang milik korban pecah. Mengetahui itu, Verlin memberitahukan kepada Yanudi Mendrofa (45) yang juga berprofesi sebagai nelayan.

Selanjutnya, kedua nelayan ini bersama-sama melihat korban ke pondok bagan pancang korban. Sesampai di pondok, saksi melihat korban sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi terlentang. Leher dan punggung korban membiru dan telinga mengeluarkan darah.

Selanjutnya para saksi dibantu nelayan lainnya mengevakuasi korban ke kediamannya di Lingkungan IV Batu Lubang Kelurahan Hajoran Indah. Sesampai dirumah duka, personil kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan penyebab kematian korban. Diduga Korban meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Dipastikan korban meninggal karena tersambar petir, bukan ada unsur kekerasan,” terang Rensa sembari menyebutkan jika pihak keluarga korban tidak merasa keberatan atas meninggalnya korban. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *