TAPTENG NEWS – JAM 13.30 WIB
Jembatan gantung (Rambing) di Desa Jago – Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng) sudah rusak parah. Banyak warga mengeluh akibat kerusakan jembatan gantung di Desa itu.
Rambing Desa Jago – Jago yang panjangnya berkisar kurang lebih 100 meter dan lebar 2,5 meter saat ini sangat rusak. Warga yang sering melintasi jembatan tersebut sangat mengeluh dan sangat takut ketika melintasi jembatan tersebut.
Kondisi jembatan tersebut sudah mulai berlobang – lobang dan papannya banyak yang mudah rusak. Jembatan ini sudah lama berlobang – lobang.
“Papannya juga banyak yang lapuk, ketika saya mengedarai sepeda motor di jembatan ini, saya harus ekstra hati-hati. Karena takut terperosok kelubang atau terjebak dengan adanya papan yang telah lapuk,” kata Siregar (56) seorang warga yang sering melintasi jembatan tersebut kepada Tapanuli News 24 Jam, Sabtu (27/7).
Mengingat jembatan yang telah lama rusak dan belum mendapatkan perbaikan, maka sejumlah warga sangat mengharapkan perhatian jembatan ini dari pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Terkait dengan jembatan ini yang sudah lama rusak, kepada Desa Jago-Jago ketika di jumpai dirumah kediamannya baru-baru ini mengatakan bahwa ia sudah mengusulkan hal itu untuk perbaikan melalui Musrembang di kecamatan, namun hal itu sudah mendapatkan tanggapan yang serius dari pihak Kabupaten.
“Mudah – mudahan tahun ini jembatan tersebut akan segera di perbaiki. Pihak Kecamatan maupun Pemkab Tapanuli Tengah sudah merespon tentang kerusakan jembatan tersebut,” ujarnya.
Amatan di lapangan, jembatan rambing tersebut merupakan penghubung desa dengan kecamatan sehingga warga sangat membutuhkan perbaikan jembatan ini. Dan jika jembatan ini tidak segera di perbaiki ada kemungkinan jembatan ini akan semakin rusak. (nh)






