Buang Hajat di Atas Loteng, Pencuri Ini Terjatuh Hingga Patah Kaki

oleh -742 views
Foto Ilustrasi

SLEMAN NEWS – JAM 9.00 WIB

Seorang pencuri berinisial PC (48), warga Papringan, Caturtunggal, Depok. Sleman, terbilang nekat, bukannya melarikan diri ia memilih buang hajat terlebih dulu di atas atap toko yang dia satroni.

Saat buang hajat di atas atap toko kelontong di wilayah Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman itu, dia malah terjatuh yang berakibat kakinya patah. Pelaku yang awalnya kabur dan membawa sejumlah barang berharga milik korban Andreas (52), akhirnya dibekuk oleh petugas.

“Kaki kiri pelaku patah akibat terjatuh dari atap toko bangunan. Namun pelaku berhasil melarikan diri, hingga akhirnya berhasil kita amankan,” kata Kapolsek Depok Barat AKP Munhamir, kepada wartawan di Mapolsek Depok Barat, seperti dilansir dari KRJogja.com, Senin (23/9/2019).

Baca Juga :  Hasil Rapid Test Bermasalah, Puluhan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Sibolga

Menurutnya, kejadian bermula pada 14 September 2019 pagi. Saat itu korban hendak membuka tokonya, korban melihat atap toko bangunan dalam kondisi terbuka, mendapati kecurigaan terhadap tokonya, korban lantas mengecek ke dalam.

Tibanya di dalam toko, korban terkejut setelah melihat uang Rp36 juta yang berada di laci meja dan handpone telah raib di gasak oleh orang tak dikenal. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 38 juta, korban lalu melapor ke Polsek Depok Barat.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, penyidik Polsek Depok Barat yang dipimpim Panit Reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ, berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian dan mengarah kepada PC,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif. Petugas kepolisian menangkap PC di rumahnya. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 3,7 juta, dompet, dan handpone.

Baca Juga :  Formapersitap Gelar Deklarasi Konsolidasi

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku masuk dalam toko dengan cara memanjat tembok makam yang berada persis di sampingi toko. Kemudian pelaku membuka atap toko dan masuk guna menggondoli barang berharga didalamnya.  “Pelaku dan korban ini masih satu kampung,” ungkap Nando.

Nando menambahkan, dari hasil pemeriksaan uang hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk bermain judi dadu. Kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Depok Barat.

Atas kasus tersebut, pelaku disangkakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara. (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *