Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori, SH.MAP SIBOLGA NEWS – JAM 12.00 WIB
Pasca diamankannya 14 remaja yang masih berstatus sekolah pengguna lem kambing pada Rabu (30/10), Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori, SH.MAP angkat bicara meminta Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga harus segera sigap dalam membuat kebijakan terhadap pedagang yang menjual lem kambing.
Dijelaskan Jamil, bahwa di Sibolga sudah darurat lem kambing. Pemko Sibolga harus mengambil langkah secepatnya untuk mengeluarkan peraturan Walikota tentang bebasnya penjualan lem kambing di toko – toko.
“Apabila di toko – toko tersebut terlihat bebas menjual lem kambing kepada anak – anak, maka dari itu tarik atau putuskan izin perdagangan tersebut. Sehingga kita selamatkan geberasi kita kedepannya,” kata Jamil, Kamis (31/10) sekira jam 12.00 WIB.
Menurut Jamil, bahwa perdagangan dan penjual lem kambing terlalu bebas di kota Sibolga, dan bahkan para pedagang juga telah menyiapkan kantong plastik tempatnya lem kambing tersebut.
“Maka kita dari DPRD kota Sibolga mencoba mendesak dengan segera selamatkan generasi anak muda Sibolga, dengan kewenangan dan kebijakan kita. Yok selamatkan para generasi muda dari Narkoba,” sebutnya.
Dirinya berharap, Pemko Sibolga dapat meniru langkah Bupati Tapanuli Tengah yang telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbub) yang bertentangan dengan penyalahgunaan lem kambing. (ben)
Tidak ada komentar