TAPTENG NEWS – JAM 10.20 WIB
Pengerjaan jalan Hotmix sepanjang 6 kilometer dan pemasangan Yudith di Jalan Rampa – Poriaha, Tapteng terkesan dikerjakan asal jadi. Kamis (23/01)
Informasi yang dihimpun, pengerjaan jalan hotmix dan pemasangan Yudith ini dikerjakan oleh PT Eka Jaya Lestari yang bersumber dari dana APBD Provinsi
LSM VOSY Sibolga – Tapteng Fernandes Hutabarat mengatakan saat melakukan investigasi dilapangan terkait pekerjaan pengaspalan jalan Rampa Poriaha sepanjang 6 kilometer, dimana kami tidak menemukan adanya plank proyek yang memberikan informasi jelas tentang proyek tersebut

“Kami menduga banyak terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan bestek, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya aspal jalan yang sudah terkelupas, padahal belum ada sebulan jalan tersebut diaspal,” katanya
Dijelaskan Fernandes, hal ini menguatkan dugaan bahwa proyek tersebut menggunakan aspal dengan kualitas yang kurang baik. Dimana saat kami mengorek aspal tersebut menggunakan jari, aspal tersebut mudah terkelupas.
“Demikian juga dengan pemasangan Yudith yang kami duga asal – asalan, karena pada jalan yang lurus pemasangan Yudith terlihat berkelok kelok,” sebutnya
Kami menduga sambungnya, bahwa pekerjaan tersebut sarat tindakan KKN. Saat kami hendak mengajukan konfirmasi tentang pekerjaan tersebut, namun kami tidak menemukan pihak perusahaan yang bisa kami mintai keterangan.
“Kami meminta kepada pihak berwajib agar mengusut PT. Eka Jaya Lestari sebagai pihak rekanan, dan PPK 31 sebagai pengawas proyek tersebut,” tegasnya menambahkan dalam waktu dekat LSM VOSY akan segera melaporkan kepada aparat penegak hukum. (ded)












