Dampak Virus Corona, Pemohon Paspor Ke China Tak Ada

Daerah, Sibolga845 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB

Sejak mewabahnya virus corona di Wuhan, China, tidak ada masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan paspor tujuan negeri Tirai Bambu tersebut melalui Imigrasi Sibolga.

Hal tersebut, dikatakan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Sibolga, Anton Purnomo Hadi.

Bahkan, menurut Anton, ancaman corona yang telah meresahkan masyarakat dunia, akan mengurungkan niat wisatawan berkunjung ke negara asal penyeberan virus.

“Gak ada yang ngurus paspor ke China melalui Imigrasi Sibolga. Saya rasa kalau tujuan China, apa lagi ada info semacam ini, rata-rata destinasi wisata di sana akan turun itu,” kata Anton, dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (29/1).

Untuk mencegah penyebaran Novel Coronavirus (2019-nCov) masuk ke Indonesia, kata Anton, Imigrasi juga turut meningkatkan pengamanan WNA (warga negara asing) di pintu masuk negara.

“Tapi misalnya untuk WNA (warga negara asing), ada Imigrasi yang membawahi tempat pemeriksaan Bandara Internasioanl dan Pelabuhan Internasional, petugas Imigrasi diminta untuk lebih security,” sebutnya.

Selain itu, WNA yang datang dari luar negeri, juga diharuskan mengikuti beberapa tahapan proses pemeriksaan.

Di antaranya, proses karantina untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang dengan menggunakan Thermal Scanner dan Thermometer Infrared.

“Mereka yang datang, itu tahapannya karantina kesehatan dulu, kemudian imigrasi, baru Customs Beacukai. Misalnya karantina kesehatan menemukan indikasi penumpang, khususnya WNA terkena virus corona, dari pihak kesehatan akan koordinasi dengan imigrasi di bandara, untuk dipulangkan yang bersangkutan,” jelasnya. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *