Nelayan Tradisional Sibolga Keluhkan Kapal Pukat Trawl Masih Beroperasi

Daerah, Sibolga1183 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 11.30 WIB

Sejumlah nelayan tradisional di kota Sibolga mengaku, kapal pukat trawl ataupun pukat ikan (PI) masih beroperasi di laut.

Nelayan tradisional yang menggunakan alat tangkap Pancing, Masrin Pardede, pada Senin (03/02) mengungkapkan, dengan beroperasinya PI tersebut, dirinya tidak bisa lagi untuk membuang rangsang (rumpun) di laut.

“Mereka (PI) soalnya beroperasi berada di zona tangkap nya nelayan tradisional, di dekat pulau Situngkus. Orang itu disitu menarik, kan kalau buang rangsang kami di situ, rangsang itu ditarik dan dirusak semua,” ungkapnya.

Masrin menyebut, pukat trawl (PI) beroperasinya dari pagi, yakni mulai dari jam 9 pagi hingga sore hari.

“Dan kalau di daerah belakang Pulau Mursala, mereka gak ada beroperasi disitu,” ujarnya.

Masrin mengaku, saat ini dirinya menjadi kurang percaya terhadap penegakan hukum yang ada. “Alasannya ya karena PI itu banyak yang punya orang pejabat,” sebutnya.

Ia meminta agar pukat trawl dihapuskan sehingga nelayan – nelayan kecil dapat mencari ikan dengan nyaman di laut. “Jadi harapan kami nelayan kecil (tradisional) ini, pukat trawl (PI) itu dihapuskan,” harapnya. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *