Soal Sengketa Tanah, Kinerja Lurah Pancuran Bambu Disesalkan

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2020 10:08 1 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 13.00 WIB

Anggota DPRD Sibolga dari Fraksi Partai PKS, Herman Soni sesalkan kinerja Lurah Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga dan Kepala Lingkungan V Pancuran Bambu terkait soal sengketa tanah seluas 895 meter dan 340 meter tak bisa diselesaikan.

Herman katakan, pihaknya sempat mendatangi kantor lurah tersebut bersama masyarakat kenapa plang tanah seluas 340 meter yang sudah di tanam kini dibiarkan dicabut tanpa menghadirkan kedua belah pihak.

“Jadi saya sampaikan kepada Lurah agar ke 2 belah pihak didudukan secara bersama, agaknya Lurah sepertinya tidak punya niat untuk memediasinya,” kata Herman, Senin (30/3) sekira jam 16.00 WIB.

Herman juga sudah sampaikan kepada Lurah agar menengahi permasalahan tersebut, sehingga solusi kedepannya bisa tau bagaimana soal tanah ini bisa segera selesai.

“Saya disini sebagai penengah tidak berpihak kemana pun, Lurah kita ini belum bijaklah dalam menyikapi persoalan yang ada,” tegas Herman.

Sementara sebagai pemegang Kuasa dari Ahli Waris Mangite Pasaribu Zimmi Saragih mengatakan, dirinya meminta kepada Walikota Sibolga Drs.Syarfi Hutauruk agar menggantikan Kepala Lingkungan yang bijak dan bisa menyikapi persoalan yang ada di Lingkungannya.

“Ini juga melanggar Peraturan Walikota (Perwal) soal domisili Kepling di Kelurahan Aek Manis sementara dia bertugas di Kelurahan Pancuran Bambu, itukan sudah menyalahi aturan. Kami sebagai masyarakat hanya memberikan informasi,” pungkas Zimmi.

Karena menurut Zimmi salah satu menjadi Kepala Lingkungan dirinya harus berdomisili dimana dia berkerja. (ben)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA