Penerapan New Normal, Pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka Dibatasi 2.500 Orang Per Hari

oleh -140 views
Foto : Ilustrasi Kebun Binatang

Yogyakarta News : Kebun Binatang Gembira Loka akan kembali dibuka saat penerapan new normal mendatang. Pihak pengelola kebun binatang tengah menyiapkan standar operasional prosedur menyambut wisatawan di tengah pandemi virus korona (covid-19).

“Kebun binatang Gembira Loka akan dibuka saat new normal sekitar bulan Juli. Kami akan batasi jumlah wisatawan,” ujar Direktur Utama Kebun Binatang Gembira Loka, A Tirtodiprojo di Yogyakarta, Sabtu, (06/06/2020).

Ia menjelaskan, Kebun Binatang Gembira Loka ditutup sejak akhir Maret 2020 lalu akibat pandemi covid-19. Perpanjangan penutupan dilakukan dua kali, yakni hingga Mei dan akhir Juni 2020.

Baca Juga :  Ada Ledakan di Monas, Dua Anggota TNI Terluka

“Jumlah wisatawan yang diizinkan berkunjung sekitat 2.500 orang. Jumlah itu berbeda dibanding sebelum pandemi yang jumlah kunjungannya mencapai belasan ribu pengunjung per harinnya,” ucapnya.

Menurutnya, tak semua wahana akan dibuka aksesnya untuk wisatawan. Beberapa yang masih ditutup di antaranya wahana akuarium di ruang tertutup, wahana gajah tunggang, dan unta tunggang.

“Untuk mencegah potensi penyebaran covid-19, wahana itu masih akan ditutup karena berpotensi sebabkan kerumunan,” sebutnya.

Selain itu, transportasi keliling di area kebun binatang juga akan dibatasi jumlah penumpangnya. Penumpang akan diatur duduk berjarak sebagai aplikasi physical distancing.

Baca Juga :  Mei 2019 Rampung Persoalan Lahan Tol Tebingtinggi - Siantar Dan Kualatanjung

“Pembukaan (Kebun Binatang Gembira Loka) tak akan kami lakukan latah atau tergesa – gesa,” terangnya.

Dirinya menambahkan, wisatawan akan mendapatkan sosialisasi berbagai aturan baru di kebun binatang saat new normal. Mulai dari jaga jarak antarwisatawan dan pengelola hingga sejumlah protokol kesehatan lain dalam rangka pencegahan penyebaran korona.

“Pengunjung hatus jaga jarak, pakai masker, dan mencuci tangan ataupun memakai hand sanitizer. Pengelola dan petugas juga akan kami bekali sapu tangan karena akan sering memegang permukaan benda,” paparnya. (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *