Ini Kronologi Tabrakan Kapal di Sibolga

Daerah, Sibolga1623 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 23.40 WIB

Kapal pukat cincin, KM. Sinar Mas Jaya mengalami tabrakan dengan kapal Wira Glory, PT. Wira Jaya Logitama Lines (WJL) pada Minggu (23/8) malam sekira jam 20.00 WIB.

Komandan Kapal Patroli Puyu 5014 Korpol Airud Baharkam Mabes Polri, AKP F.A.P Silalahi kepada awak media mengungkapkan, kapal nelayan berangkat dari tangkahan perikanan Beringin, Jalan KH. A Dahlan dengan tujuan untuk melaut.

Disebutkan, kapal di nahkodai oleh Dangol Silalahi dan membawa Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 24 orang.

Sedangkan, KMP Wira Glory dinahkodai oleh Nok Metulasa (55), warga Desa Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara.

“Setibanya di alur pelayaran pintu I Navigasi perairan laut Sibolga, terjadi kecelakaan laut antara kapal penyeberangan KMP Wira Glory yang datang dari arah Pulau Nias, dengan kapal nelayan KM. Sinar Mas Jaya yang datang dari arah Sibolga,” bebernya.

AKP F.A.P Silalahi menyebutkan, 1 orang ABK meninggal dunia bernama Miswar Matondang (42) warga Jalan SM. Raja Gang Sihopo-hopo, Keluraha Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Kemudian, 6 orang luka-luka yakni, Darwis & Silalahi (Tukang Masak), Sibuea (Wakil Nahkoda I), Fitra (ABK), Lubis (ABK), dan Udin (ABK).

“Ke 6 ABK yang luka-luka sudah dibawa ke Rumah Sakit di Sibolga untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,” ungkapnya.

Menurut keterangan saksi, Adek Irwansyah (42) yang juga ABK KM Sinar Mas Jaya, warga Kelurahan Budi Luhur Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kepada Tapanuli News 24 Jam juga menerangkan hal yang serupa.

Dia mengungkapkan, setibanya di alur pelayaran pintu I Navigasi, KMP Wira Glory tersebut masuk dengan posisi serong dan condong mendekat ke arah Bui lampu merah (Seharusnya lebih condong ke arah Bui lampu hijau).

Sementara, Kapal Nelayan KM Sinar Mas Jaya datang dari arah Sibolga hendak memasuki alur pelayaran pintu I dengan posisi sejajar dengan Kapal Penyeberangan KMP Wira Glory (disamping Bui lampu merah).

“Pada saat sebelum peristiwa kecelakaan, KMP Wira Glory tidak menghidupkan lampu sorot serta tidak menghidupkan terompet,” jelasnya.

Lanjutnya, pada saat peristiwa kecelakaan, KMP Wira Glory telah membuka Ram Door di alur pelayaran. Ia mengaku, sesaat setelah peristiwa, KMP Wira Glory tidak ada upaya pertolongan terhadap para korban.

Selanjutnya, kapal nelayan KM. Sinar Mas Jaya milik Dedi Manjawa itu ditarik kembali ke tangkahan perikanan Beringin di Jalan KH. A Dahlan Kota Sibolga dengan kapal nelayan KM. Sahabat Jaya.

Akibat kejadian itu, kondisi kapal nelayan KM. Sinar Mas Jaya dalam keadaan rusak pada bagian rumah-rumah dan buritan kapal serta mesin dalam keadaan mati dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 700 juta. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *