SIBOLGA NEWS – JAM 13.30 WIB
Sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Nauli Sibolga yang berada di lantai 2 melakukan aksi mogok berjualan.
Para pedagang beralasan, aksi ini dilakukan untuk meminta pada Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga agar melakukan penundaan relokasi pedagang dari pasar Nauli Sibolga.
Boru Sinaga, salah seorang pedagang pakaian, kepada awak media saat ditemui di lantai 2 pasar Nauli Sibolga, Senin (29/03) mengatakan, aksi yang dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah agar jadwal relokasi pedagang di undur.
“Kami meminta agar pak Wali mengundur waktu relokasi pedagang ke Stadion Horas sampai selesai lebaran,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan boru Hutagalung, salah seorang pedagang sepatu di pasar Nauli Sibolga, meminta agar waktu relokasi di undur setelah selesai lebaran, karena momen lebaran sangat dinantikan oleh pedagang untuk mendapatkan penghasilan yang besar di masa pandemi saat ini.
“Saat pandemi ini, momen lebaran lah tempat kami panen, kami juga punya banyak utang di bank, jadi tolong pak, relokasi nya setelah lebaran saja,” pintanya.
Saat ditanyai terkait berapa lama aksi ini akan dilakukan, mereka mengatakan akan tetap melakukan aksi mogok berjualan sampai aksi mereka di tanggapi oleh pihak Pemko Sibolga yang disambut seruan sepakat dari pedagang lainnya.
Amatan di lokasi pasar, terlihat seluruh kios di lantai 2 tutup dan tidak ada aktifitas jual beli. (ful)






