Mafia BBM Merajalela, Gakkum Diminta Tindak SPBU Nakal

oleh -603 views
Mobil box dan Dump Truk Berisikan Polytank Saat Melakukan Pengisian BBM Jenis Solar di SPBU

TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB

Aparat penegak hukum (Gakkum) diminta untuk menindak SPBU-SPBU nakal yang melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke tangki-tangki siluman.

Pasalnya, para mafia minyak semakin merajalela di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Untuk memuluskan aksinya saat melakukan pengisian BBM jenis solar, para mafia minyak ini sengaja menggunakan mobil dump truk berisikan tangki siluman (Polytank) yang ditutupi dengan terpal warna biru.

Tak hanya itu, para mafia minyak ini juga menggunakan mobil box yang diduga didalamnya sudah tersedia Polytank, seperti yang terpantau wartawan, pada hari Jum’at dan Sabtu (3/4) malam.

Baca Juga :  Pembongkaran Warung, Seorang Wanita Nekat Naik Ke Atap Seng Miliknya

Di SPBU Kecamatan Sarudik, Jum’at (3/4), terlihat mobil dump truk yang diduga berisikan Polytank ditutupi dengan terpal warna biru sedang melakukan pengisian BBM jenis solar. Menghindari antrean, pengisian dilakukan secara berulang-ulang bolak balik masuk ke SPBU tersebut.

Demikian pula dengan SPBU yang ada di Kecamatan Pandan. Pada Sabtu (4/4) malam, terlihat jenis mobil yang sama, yakni dump truk ditutupi terpal dan juga mobil box (diduga sama-sama berisikan Polytank) melakukan pengisian BBM jenis solar.

Trik pengisian yang dilakukan para mafia minyak ini juga sama persis, yakni pengisian secara berulang-ulang untuk menghindari antrean panjang.

Baca Juga :  KelBes Polres Sibolga Sembeli 2 Hewan Kurban

Informasi yang dihimpun, mobil-mobil bertangki siluman tersebut diduga milik oknum aparat.

Dengan demikian, aparat penegak hukum diminta untuk meninjau dan menindak setiap SPBU yang ada di kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Terpisah, Pihak Pertamina Medan ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp mengatakan untuk pengawasan dilapangan kami meminta bantuan masyarakat, aparat dan lembaga agar tepat sesuai peruntukannya.

“Jika menemukan dapat mengadukannya ke 135, maka kami akan menindaklanjuti pengaduan tersebut berdasarkan bukti yang di temukan dilapangan,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *