SIBOLGA NEWS – JAM 09.55 WIB
Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) dengan korban meninggal dunia terjadi di wilayah hukum kepolisian Resor (Polres) Sibolga, Minggu (27/6) sekira jam 09.55 WIB di Jalan Sisingamangaraja (SM Raja) depan toko Kumbaya, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Sibolga, Sumatera Utara (Sumut).
Laka lantas itu melibatkan sepeda motor (Septor) merek Kawasaki jenis KLX No Pol BK 6085 YBD yang dikendarai DVA (37), seorang Pegawai BUMN yang tinggal di Jalan M Hazairin Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan seorang pejalan kaki yang berprofesi sebagai seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Suwarni, (56), warga Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Sibolga.
Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin dalam rilis persnya atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Minggu (27/6) malam menerangkan, sebelum terjadinya laka lantas tersebut, septor Kawasaki KLX yang dikemudikan DVA, melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan SM Raja dari arah Simpang Swalayan Aido menuju arah Pandan, Tapteng.
Pada saat bersamaan di depan toko Kumbaya di Jalan SM Raja, Suwarni, menyeberang jalan dari arah Timur menuju Barat. Dikarenakan jarak septor yang sudah terlalu dekat dengan Suwarni, sehingga kecelakaan tidak bisa terelakkan.
“DVA, pengemudi septor pun menabrak Suwarni, sehingga Suwarni terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka robek di pelipis kanan, luka lecet di telapak kaki kiri dan tangan kanan serta hidungnya mengeluarkan darah,” kata Sormin.
Suwarni sempat dibawa ke rumah sakit umum (RSU) Ferdinand Lumban Tobing (FL Tobing) Sibolga untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia. Sementara DVA, pengemudi septor yang terjatuh ke tepi jalan, hanya mengalami luka ringan. Lutut kanannya terkilir.
“Kasus laka lantas ini masih dalam proses Unit Laka Lantas Polres Sibolga,” pungkas Sormin. (riz)












