DAIRI NEWS – JAM 10.00 WIB
Proyek Peningkatan Saluran Drainase yang akan di kerjakan di Jalan Manunggal, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara sempat bikin warga meradang, pasalnya proyek itu dinilai belum tepat sasaran dan syarat kepentingan.
“Kami rasa paret yang ada sekarang masih bagus, mengarah ke sungai,” kata Chandra warga jalan Manunggal, Rabu (10/11/21).
Pelaksanaan terkait proyek itu juga dikatakan tidak ada pemberitahuan kepada warga.
“Intinya masyarakat bukan tidak membutuhkan pembangunan, tapi ini belum tepat masih bagus kok,” kata Chandra.
Warga minta pengerjaan proyek dialihkan saja. “Saran kami itu aja di perbaiki paret pembuangan air itu, atau badan jalannya ini,” ujar Elis Pakpahan.
Akibat protes warga itu, pengerjaan proyek terpaksa dihentikan sementara.
Elis mengatakan tata ruang jalan Manunggal sudah sejak jaman belanda. Mereka meminta proyek drainase itu di tunda dulu sampai ada kesepakatan masyarakat. Rencananya warga akan berdiskusi bersama dinas PUTR Kabupaten Dairi.
Anggara Sinurat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Dairi turun kelokasi dan memediasi warga.
Proyek itu adalah kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem darinase yang terhubung langsung dengan sungai dalam daerah dengan nilai kontrak sebesar Rp 129.000.000. (Lipsum)






