Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Rumah di Sibolga Terbakar

Sibolga329 Dilihat

SIBOLGA NEWS – Sebanyak tiga unit rumah yang berlokasi di Jalan Buchari Koto, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara ludes terbakar.

Kebakaran hebat yang melanda tiga unit rumah serta ditambah satu gudang kecil tersebut terjadi pada Minggu malam (19/5/2024), sekitar pukul 21.40 WIB. Hingga menyebabkan kerusakan berat pada bangunan yang terbuat dari papan dan beton.

Menurut Informasi yang disampaikan Kepala Lingkungan II Kelurahan Kota Baringin, ketiga rumah yang terbakar itu milik Enek (46), seorang tukang servis mobil dan Nur Azizah (50), seorang ibu rumah tangga.

“Kedua rumah ini mengalami rusak berat dan sedangkan Gudang servis AC Milik Sumanto (58) mengalami kerusakan parah,” ucapnya pada wartawan, Senin (20/5/2024).

Sementara itu, saat terjadi insiden kebakaran, Ucok (48) mengaku mendengar teriakan kebakaran saat sedang duduk di depan rumahnya. Dirinya segera berlari ke sumber suara dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Sibolga.

“Warga yang berada di lokasi berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, material bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan, membuat api cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya,” katanya.

Tak lama kemudian, tiga unit pemadam kebakaran dan dua unit mobil tangki air dari Pemko Sibolga juga tiba di lokasi, sekitar pukul 22.10 WIB.

“Namun harta benda yang berada dalam rumah tidak bisa lagi diselamatkan oleh pemilik rumahnya,” ungkapnya.

Ia menambahakan Api berhasil dipadamkan secara keseluruhan sekitar pukul 23.10 WIB. Meski tidak ada korban jiwa atau luka, tapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Meliputi tiga rumah dan satu gudang yang rusak berat.

Kapolres Sibolga AKBP Achmad Fauzy melalui Kasi Humas Iptu suyatno membenarkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun untuk mengetahui penyebab pasti, Polres Sibolga masih melakukan penyelidikan atas insiden kebakaran tersebut.

“Setelah api padam, petugas kita segera memasang garis polisi di lokasi kebakaran. Mereka juga mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi guna penyelidikan Lebih lanjut,” jelasnya.

Dirinya juga mentaksir akibat insiden kebakaran itu diperkirakan mengalami kerugian material kurang lebih Rp 500 juta Rupiah. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *