Tampar Gadis Dalam Betor, Pemuda Ini Hampir Di Polisikan

oleh -1.541 views
David saat meminta maaf kepada orangtua Sari

SIBOLGA NEWS – JAM 18.00 WIB

David warga Pandan, Tapanuli Tengah hampir saja berurusan dengan aparat kepolisian. Karena menampar Pipi seorang gadis bernama Sari warga Jalan Gambolo, didalam becak bermotor (Betor), Minggu (24/6) di Jalan SM Raja kota Sibolga tepatnya di Tangga Seratus

Andi Sipahutar warga yang kebetulan melihat kejadian tersebut menceritakan bahwa saat itu Betor yang ditumpangi Sari bersama Ibunya datang dari arah Simaremare menuju Terminal, setibanya disekitaran Tangga Seratus David menghadang Betor yang ditumpangi Sari. Lalu Betor tersebut berhenti dan David masuk kedalam Betor dan menampar Pipi Sari, sontak gadis tersebut terkejut. Lalu tiba – tiba orangtua Gadis itu pun marah dan membentak pemuda yang menampar anak gadisnya tersebut.

Baca Juga :  LKBH Sumatera Bersama LSM LPPAS RI Bersihkan Lingkungan

“Lalu pemuda yang menampar gadis itu diamankan, dan diintrogasi oleh kedua orangtua gadis tersebut. Sebab orangtua gadis itu terlihat sepertinya tidak senang atas perlakukan pemuda yang menampar anak gadisnya,” katanya

Sementara itu, Sari ketika dikonfirmasi menerangkan bahwa dia tidak mengetahui kenapa pemuda itu sampai menampar pipinya. ketika ditanya apakah pemuda tersebut dikenalnya, lalu Sari menjawab bahwa pemuda itu dia kenal dan adalah temannya.

David seorang pemuda yang diduga menampar gadis tersebut menerangkan bahwa dirinya tidak ada memiliki niat apa – apa saat menampar gadis itu, lagian saya tidak ada tampar dia (Sari – Red). saya hanya colek pipinya saja, lagian Sari itu saya kenal dan kami itu sudah berkawan cukup lama. Mana lah mungkin saya menyakitinya, apalagi sampai menampar.

Baca Juga :  Dishub Akan Menindaklanjuti Usaha Angkutan Umum Tidak Memiliki Izin

“Saya tidak ada menampar pipinya, hanya mencolek saja. Lagian saya kenal betul dengan dia (Sari – Red), kami itu sudah berkawan lama. Mana mungkin saya menamparnya,” jelas David

Amatan dilapangkan, orangtua gadis tersebut begitu marah atas perlakukan pemuda itu dan ingin membawa masalah tersebut keaparat hukum. Akan tetapi setelah dibujuk warga, akhirnya orangtua gadis tersebut menerima permohonan maaf pemuda itu. Aparat TNI dan Polisi terlihat ada di lokasi kejadian, dan kejadian itu sempat menjadi tontonan warga yang kebetulan melintas. (nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *