Siapa yang tidak tahu dengan julukan the next Febri, Mochamad Supriadi, pemain Timnas U-19 di piala AFF 2018. Pernah berjuang untuk membeli sepatu latihannya, ia menyisihkan uang sakunya hanya untuk membeli sepatu seharga Rp. 30.000.
Diketahuai, Supriadi menyisihkan uang sakunya, dia menabung Rp 2 ribu per hari untuk dimasukan kedalam celengan yang disimpannya di tas sekolah. Setelah 15 hari berlalu, Tidak banyak uang yang didapatkannya, Cuma Rp 30 ribu. Tapi, kebutuhan akan sepatu latihannya sangat mendesak. Ia pun membelanjakannya untuk membeli sepatu termurah.

“Dulu supri itu pengen punya sepatu sendiri, saya bilang saya belum bisa beliin, uang darimana. Saya Cuma jualan es, bapaknya tukang bangunan yang kerjanya tak tentu,” ujar Kalsum, ibunda Supriadi. Dilansir indosport.com, (06/08/2018).
Karena teman-teman supri memiliki sepatu yang bagus-bagus yang harganya 10x lipat dari sepatu termurahnya. Ibunya sering kali mengatakan bukanlah hal yang penting, melainkan kemampuan bermain di lapangan, dan dapat mencetak gol lebih utama.
“Dia bilang sama saya ‘mak sepatu temanku loh bagus, merk terkenal harganya Rp 300.000’ saya tangisi dia, sudah nak ndak apa, wong mampunya beli yang murah. Sepatu mahal itu ndak penting, yang penting mainnya bagus, bisa cetak gol terus,” tambahnya.
Berkat didikan orang tuanya, supriadi sekarang tidak lagi memikirkan sepatu yang mahal-mahal. Bahkan, setelah banyak sponsor yang berdatangan memberikan bantuan sepatu yang bagus-bagus, supriadi tetap memakai sepatu yang jelek-jelek. Karena ia mengaku sayang untuk memakainya. (Int)







