Dinas PPPA Gelar Sosialisasi Pembinaan Focal Point

Tapanuli Tengah1835 Dilihat

TAPTENG  NEWS – JAM 10.00 WIB

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menggelar sosialisasi pembinaan focal point dalam penguatan kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan anak yang dilaksanakan di Toba Room PIA Hotel Pandan. Kamis (06/9)

Ketua Panitia kegiatan, Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Herlina Panggabean, SKM mengatakan dasar dari kegiatan ini sesuai instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan.

Kemudian, lanjutnya, keputusan Bupati Tapanuli Tengah No.111/PPPA/2018 tentang pembentukan tim kelompok kerja Pengarusutamaan Gender Kabupaten Tapanuli Tengah. Selanjutnya sesuai peraturan Bupati Tapanuli Tengah No.21 tentang pedoman umum pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, menyamakan pemahaman dan memperkuat tim focal point di semua instansi agar dapat mempercepat pengarusutamaan gender di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujarnya

Sementara itu, Kadis PP dan PA Tapteng, Tioprida Sitompul mengatakan, Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meniadakan kesenjangan gender.

Focal point memiliki peranan penting untuk mendukung organisasi pengarusutamaan gender dan diharapkan mampu mensinergikan dan mengkoordinasikan program OPD kepada masyarakat dan organisasi pemerhati perempuan dalam pengarusutamaan gender.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sangat komit dalam penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan dan perlidungan anak,” jelasnya

Tambahnya, kami berharap kepada seluruh OPD agar mengisi dan mengirimkan formulir indokator evaluasi Anugerah Parahita Eka Praya (APE).APE merupakan penghargaan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia pada pihak yang dinilai memiliki komitmen dan implementasi terkait Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak diberbagai sektor pembangunan.

“Tahun ini Tapteng harus dapat APE. Untuk itu tolong dikirimkan fomulir indikator evaluasi APE kepada kami agar Tapanuli Tengah ini menjadi lebih maju lagi kedepannya,” katanya

Disisilain juga disampaikan, Dahlia SKM dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara menjelaskan bagaimana implementasi perencanaan dan penganggaran yang responsive gender (PPRG) melalui gender analysis pathway (GAP) dan gender budget statement (GBS) sehingga terjadi kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Dengan memberikan motivasi dan mendorong seluruh OPD Pemkab Tapteng untuk pengisian formulir indikator evaluasi APE agar Tapteng mampu meraih APE pada tahun ini,” terangnya

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri, sejumlah Pimpinan OPD/SKPD, narasumber Dahlia SKM dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara. (ts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed