Di Hari Ultah David Ke 43 Dipukuli Satpol PP, Uang Rp 30 Juta Raib

oleh -1.767 views
Di hari Ulang Tahunnya David Butarbutar bonyok Dihajar Satpol PP Tapteng

TAPTENG NEWS – JAM 21.30 WIB

Sungguh malang nasib yang dialami David Butarbutar (42) pengusaha kedai Tuak yang ada di Jalan AR Surbakti, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapteng. Disaat hari Ulang Tahunnya yang ke 42 dia (David – Red) malah mendapat pukulan dan tendangan dari puluhan Personil Satpol PP Tapteng. Rabu (28/11) sekitar jam 21.30 Wib

Tidak hanya sampai disitu, kedua anaknya Pengeran Jonathan Butar Butar dan Samuel Butar Butar turut menjadi korban kebringasan personil Satpol PP tersebut

“Saat itu rombongan personil Satpol PP Tapteng berkisar puluhan orang datang ketempat saya, lalu saya menyapa mereka dengan mengucapkan “selamat datang ketua”. Tapi entah kenapa tiba – tiba salah satu dari mereka menfigting/mencekik saya, lalu rekannya yang lain mengkeroyok,” katanya David saat dikonfirmasi Tapanuli News 24 Jam di Rumah Sakit Metamedika, Kamis (29/11)

Baca Juga :  Rakercab I PDIP Tapteng 2020, Ottoniyer Simanjuntak : PDIP Harus Jadi Pemimpin 2024 di Tapteng

Diceritakannya lagi, saat itu anak saya Pangeran Jonathan Butar Butar sedang duduk diteras. Tiba – tiba langsung dikeroyok dan ditendang puluhan personil Satpol PP Tapteng, saat itu saya berteriak, tapi tidak dihiraukan

“Kami langsung diserek dalam mobil dan didalam mobil kami pun dihajar puluhan personil Satpol PP, didalam mobil saya berusaha melindungi kedua anak saya dari pukulan dan tendangan anggota Satpol PP. Akan tetapi aksi melindungi kedua anak saya siasi, malah saya diinjak – injak mereka,” ucapnya saat terbaring lemah dirumah sakit

Lanjut David, saat mereka menginjak dan menghajar kami. Mereka berteriak kepada kami “Matikan dan ambil Karung” saat mereka bicara seperti itu, saya langsung bilang kalau kalian mau mematikan aku silahkan. Tapi jangan kalian libatkan anak – anakku.

“Tapi malah pulahan Satpol PP ini makin brutal, dan menginjak – injak kedua anakku. Setelah sampai di kantor Satpol PP Tapteng, kami dikunci dalam mobil, berselang beberapa menit kami diseret dari dalam mobil. Saat itu di kantor Satpol PP dalam keadaan gelap sepertinya lampu kantor sengaja dimatikan,” jelas David

Baca Juga :  Kades Paiheme 1 : Tanda Tangan Masyarakat Ada Yang Dipalsukan

Sambungnya, saat diturunkan dari dalam mobil kami langsung diseret, dipukuli dan pinjak – pijak. Kami dibawa keruang Kabid, disana mereka juga memukuli kami. Tapi untunglah saat itu saudara saya datang ke kantor Satpol PP dan meminta agar kami dibawa berobat, kalau tidak mereka akan berusaha untuk membunuh kami

“Dalam kejadian tersebut uang saya sebesar Rp. 30.100.000 hilang dan HP saya pecah, saya sudah melaporkan kejadian ini kepihak aparat penegak hukum,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa bahwa kejadian semalam itu dalam hari Ulang Tahun saya. (hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *