SIBOLGA NEWS – JAM 15.00 WIB
Dalam sidang rapat Paripurna DPRD, Walikota Sibolga Drs. HM Syarfi Hutauruk menyampaikan bahwa banyak galian – galian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum terkira.
“Ada beberapa objek sampai hari ini yang belum membayar pajak, salah satunya adalah Hotel Marsada. Lebih kurang Rp 900 Juta punya tunggakan pajak kepada Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga,” ucap Syarfi, Selasa (30/7)
Dijelaskannya, mulai sejak berdiri awal pertama sampai sekarang belum pernah bayar pajak. Satu sen pun dipaksa tidak mau membayar
“Makanya didindingnya dan dikaca pintu Hotel tersebut kami sudah tempel tulisan “Hotel ini menunggak pajak,” jelasnya seraya menambahkan tapi saya tidak berani mengatakan apakah aparat saya yang main atau tidak
Kadis PKAD Sibolga Sofyan Nasution ketika dikonfirmasi terkait tunggakan pajak Hotel Marsada tersebut mengatakan sudah kita Lak, sebelum dibayar pajaknya tidak bisa beroperasi,” sebutnya singkat
Terpisah, salah seorang pungurus Hotel ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Hotel tersebut masih dibuka. “Belum ditutup kok, kalau mau pesan kamar sama saya saja,” ujarnya
Saat ditanya mengenai kabar bahwa Hotel Marsada ini tidak bisa beroperasi karna ada tunggakan pajak, pria parubaya ini menjawab ah enggak, bukan ditutup masih dibuka kok
“Kalau mau pesan kamar untuk nginap sama saya saja, karena saya kadang mengawasi kolam renang ini. Jadi kalau mau pesan silahkan via telpon aja biar saya siapkan kamar,” pungkasnya seraya menambahkan kita juga menyiapkan kamar yang lantai atas 300 ribu perhari sedangkan lantai bawah 200 ribu. (riz)






