Dari Lapas Diduga Marak Peredaran Narkoba, Bakhtiar : Kalapas Perlu Makan Obat Supaya Kuat Mengecek

Daerah, Tapanuli Tengah1870 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 14.00 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan kepada Mulyadi Kalapas Klas II A Sibolga bahwa ponsel terlalu bebas dari dalam penjara, sehingga Sukran juga bebas menelpon dari penjara.

Disinggung setelah adanya statmennya dari Anggota Dewan Sibolga Jamil Zeb Tumori beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa dari dalam Lapas Klas IIA Sibolga diduga maraknya peredaran narkoba. Yang dimana waktu itu langsung di bantah Kalapas Klas IIA Sibolga Mulyadi dan meminta agar ucapan itu perlu di klarifikasi.

Mendengar itu, Bakhtiar mengungkapkan bahwa Kalapas itu perlu makan obat kesehatan, supaya dia lebih kuat untuk mengecek ke dalam Lapas,” sebut Bakhtiar, saat dikonfirmasi wartawan di Pengadilan Sibolga. Rabu (21/8)

Bakhtiar juga meminta kepada Kalapas agar lebih tegas terhadap Bandar Narkoba. “Kalau kita takut membasmi narkoba, mau jadi apa generasi bangsa ini. Selain merusak sendi – sendi bangsa, 360 miliar pergerakan uang dari Tapanuli Tengah hilang ke Bandar narkoba. Untuk itu kita minta kepada penegak hukum agar Bandar narkoba tembak di tempat,” tegas Bakhtiar.

Bakhtiar berharap, agar Menkum HAM menurunkan tim dan melakukan pengecekan terhadap Kalapas Klas II A Sibolga. Periksa tiket Kalapas Klas II A Sibolga Mulyadi, sudah berapa kali selama satu minggu keluar kota, dan juga saya sarankan agar membentuk tim bersama aparat kepolisian untuk melakukan periksaan di Holyland siapa – siapa saja yang datang kesana.

“Bilangkan sama Kalapas jangan bantah stekmen Jamil Zeb Tumori mengenai adanya peredaran narkoba dari dalam Lapas Sibolga, bantah saya juga (Bakhtiar – red). Gak ada masalah, diadukan Kalapas pun saya siap. Saya juga tidak menuduh Kalapas menerima suap, tapi dasar – dasar diduga ada permainan di dalam Lapas Sibolga biarlah polisi yang membuktikan,” terang Bakhtiar.

Soal Narkoba, Bakhtiar hanya meminta kalau tidak bisa dilumpuhkan. Tembak di tempat saja. “Akan tetapi, kita mempunyai aturan dan peraturan yang ada di Negara ini,” ungkapnya.

Terpisah, Kalapas Klas IIA Sibolga melalui Whatshap pribadi Gusti Lanang KPLP Lapas Klas IIA Sibolga ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan Kalapas, Gusti mengatakan bahwa Kalapas sedang berada di Nias. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *