Puskesmas Di 4 Kecamatan, Dinkes Gelar Survei Akreditasi

Daerah, Tapanuli Tengah4543 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 10.20 WIB

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, melalui Dinas Kesehatan melakukan Survei Akreditasi Puskesmas. Survei akreditasi ini menghadirkan Tim Surveyor Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan di laksanakan di 4 puskesmas.

Adapun meliputi Puskesmas Sipea – pea di Kecamatan Sorkam Barat, Puskesmas Gontingmahe di Kecamatan Sorkam, Puskesmas Aek Raisan di Kecamatan Sitahuis, dan Puskesmas Lumut di Kecamatan Lumut. Rabu (04/09).

Kadis Kesehatan Kabupaten Tapteng mengatakan akreditasi puskesmas ini tujuannya untuk terwujudnya peningkatan mutu dibidang kesehatan. Pelayanan kesehatan oleh Puskesmas kepada masyarakat akan lebih baik kedepan seiring dengan terakeditasinya Puskesmas yang ada di Kabupaten Tapteng, seperti saat ini dilaksanakan survei akreditasi Puskesmas Sipea-pea.

“Sesuai dengan petunjuk Bupati Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, apabila ada pasien yang berobat maka layani dengan baik. Jangan tanyakan BPJS atau administrasi lainnya duluan. Kalau sudah ditangani baru ditanyakan BPJS. Harapan saya kepada Pimpinan Puskesmas dan jajarannya harus berkomitmen untuk memajukan akreditasi puskesmas. Akreditasi ini tidak berhenti disitu saja, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat meningkat, layani masyarakat setulus hati,” kata Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam saat menyampaikan sambutan di Puskesmas Sipea-pea didampingi Camat Sorkam Barat Rosniati Samosir, SE dan Kepala Puskesmas (Kapus) Sipea-pea dr. Julpan, M.K.M.

Selanjutnya, Nursyam menjelaskan bahwa visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia sehat. Kecamatan sehat adalah gambaran masyarakat kecamatan masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan.

“Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja, dan penerapan menajemen resiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Puskesmas maka perlu dilakukan penilaian oleh eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, yaitu melalui mekanisme Akreditasi,” jelas Nursyam.

Lanjutnya, langkah-langkah persiapan menuju akreditasi puskesmas telah dilakukan Dinas Kesehatan Kab. Tapteng bersama Puskesmas sejak awal tahun 2019 dalam rangka mempersiapkan puskesmas agar dapat melalui survei akreditasi dengan mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Mudah – mudahan dengan kolaborasi kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari Tim Pendamping Kabupaten, Pimpinan Puskesmas, dan seluruh Staf dalam mempersiapkan fisik bangunan, tata graha, dan dokumen puskesmas yang dipersyarakatkan, diharapkan penilaian Akreditasi Puskesmas ini mendapatkan hasil yang terbaik,” jelas Nursyam

Selanjutnya, Nursyam, S.K.M, M.Kes bersama Sekretaris Asdani Padang, M.Si dan Kapus Gontingmahe dr. Sarjono Sinurat, M.K.M mendampingi Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes yang melaksanakan penilaian dan pembinaan di Puskesmas Gontingmahe, Kecamatan Sorkam.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Tapteng Kristina Tambunan bersama Kapus Aek Raisan dr. Ramlan Tamba mendampingi Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes yang melaksanakan penilaian dan pembinaan di Puskesmas Aek Raisan Kecamatan Sitahuis.

Pelaksanaan survei akreditasi puskesmas ini berlangsung selama 3 hari di masing-masing puskesmas yang disurvei oleh Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes. Tim Surveyor Komisi Akreditasi itu sebanyak 4 tim yang terdiri atas seorang Ketua dan dua orang anggota untuk melakukan penilaian dan pembinaan di  4 puskesmas tersebut sejak 4 September hingga 6 September 2019. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *