Curanmor Marak, Jangan Parkir Sembarangan Upayakan Kunci Ganda

Daerah, Tapanuli Tengah2403 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 19.10 WIB

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Tapanuli Tengah terbilang cukup tinggi beberapa waktu terakhir. Terkini, aksi pencurian terjadi pada Senin (7/10), sekitar jam 19.10 WIB. Pelaku sukses menggondol satu unit sepeda motor yang diparkir di halaman rumah pemiliknya, di Jalan Raja Junjungan Lubis, Kelurahan Pandan Wangi, Kecamatan Pandan.

Satu minggu sebelumnya, rumah kosong milik Ramadhan Sigalingging di Lingkungan IV, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan dibobol maling. Satu unit sepeda motor (septor) Honda All New Beat Street FI Esp CW CBS warna Silver BB 6575 NO, raib disikat maling.

Ditempat terpisah, di parkiran RSUD Pandan, Mustafa Kamal, warga kompleks Sibuluan Nauli Permai Blok F Nomor 4 Keluruhan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, kehilangan sepeda motor sewaktu menjenguk istrinya yang sedang di rawat di rumah sakit kebanggaan warga Tapanuli Tengah itu.

Mengganasnya aksi pencurian sepeda motor mendapatkan perhatian Kapolres Tapteng AKBP Sukamat. Pria pemilik dua melati di pundaknya ini menyebutkan, maraknya curanmor karena adanya dua hal yakni, niat pelaku dan kesempatan. Kedua hal tersebut meski terkesan normatif, namun benar adanya.

“Curanmor itu terjadi karena adanya niat dan kesempatan,” kata Sukamat, melalui Ps Kasubag Humas Polres Tapteng, Iptu Rensa Sipahutar, Kamis (10/10).

Ditegaskannya, opini yang berkembang ditengah-tengah masyarakat bahwa polisi terkesan lamban dalam melakukan penindakan pelaku kasus curanmor, tidaklah benar. Jajaran kepolisian telah berusaha keras memangkas kesempatan yang mungkin tercipta dengan melakukan berbagai kegiatan pengamanan di lingkungan masyarakat.

“Kita juga berharap adanya peran serta masyarakat untuk aktif ambil bagian menghilangkan kesempatan para pelaku tindak kejahatan,” harap Rensa.

Agar kenderaan bermotornya tidak menjadi obyek pencurian yang di lakukan oleh para spesialis pencuri kenderaan bermotor (curanmor), Rensa menghimbau jika memarkir kenderaan bermotor untuk tidak disembarang tempat dan diupayakan memakai kunci ganda. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya niat para pelaku kejahatan curanmor serta memberikan kesulitan bagi para pelaku dalam melancarkan aksinya.

“Perkirkan kenderaan ditempat-tempat yang telah disediakan. Tetap waspada kapan dan dimanapun,  lengkapi kenyamanan dan keamanan kenderaan mulai dari surat-surat sampai dengan kunci-kunci. Lihat kenyamanan lokasi parkir dan jangan pernah meninggalkan kunci kontak dan surat -surat di kenderaan dibagasi septor,” pungkas Rensa sembari menambahkan bilamana ada di temukan hal-hal yang dicurigai, segera di laporkan ke pihak yang berwenang. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *