Menteri Kesehatan Terawan Miliki Harta Kekayaan Rp 67 Miliar

oleh -130 views
Mentri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Jakarta – Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto kini resmi menjabat sebagai Menteri Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo. Pemberian jabatan “menkes”  itu karena Jokowi menilai bapak satu anak ini  memiliki rekam jejak yang baik dalam  dunia kesehatan.

Berkecimpung di dunia kesehatan sejak menamatkan studinya Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, mantan Direktur RSPAD Gatot Subroto ini adalah “dokter tajir.”

Dikutip dari elhkpn.kpk.go.id pada Senin 28 Oktober 2019, Terawan tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 67.499.041.362, yang dilaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 31 Desember 2017.

Adapun rincian harta keseluruhan dokter penemu metode brain flusing atau metode cuci otak untuk penderita stroke, sebagai berikut:

Tanah dan bangunan

Terawan memiliki lima bidang tanah dan bangunan yang total keseluruhannya senilai Rp 18.500.000.000. Salah satu tanah dan bangunan miliknya bernilai 0 rupiah.

Tanah dan bangunan seluas 600 m2/400 m2 di jakarta Pusat, Lainnya Rp 0.

Tanah seluas 1.9101 m2 di Bogor, hasil sendiri Rp 6.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 270 m2/250 m2 di Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp  4.500.000.000

Tanah dan bangunan seluas 71 m2/71 m2 di Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp  3.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 88 m2/88 m2 di Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 5.000.000.000

Alat transportasi dan mesin

Terawan juga tercatat memiliki tiga unit mobil mewah yang semuanya senilai Rp  2.400.000.000.

Honda CRV tahun 2013, hasil sendiri Rp  250.000.000

Lexus RX200T tahun 2017, hasil sendiri Rp 1. 250.000.000

Alphard G tahun 2016, hasil sendiri Rp 900.000.000

Harta lainnya

Terawan, dalam laporan kekayaannya,  tercatat tidak memiliki harta bergerak lainnya, surat berharga, dan hutang. Namun, Terawan mempunyai setara kas sebanyak Rp. 46.599.041.362. (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *