Pedagang Keluhkan Produksi Ikan Menurun

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Okt 2019 10:43 5 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 13.00 WIB

Para pedagang ikan di lokasi Pasar Ikan Mina Nauli, Kota Sibolga, mengeluhkan karena produksi ikan nelayan yang terus menurun. Salah seorang pedagang, Awar mengatakan, ikan hasil tangkapan nelayan lokal tidak lagi dapat diandalkan. Akibatnya, para pedagang mengharapkan pasokan ikan dari luar daerah.

“Ikan ini semua datangnya dari Aceh ada yang dari Air Bangis. Harga ikan sudah pasti naik kan, tapi apa boleh buat, daripada tak ada yang dijual,” kata Awar. Senin (28/10)

Anwar juga menyebut, minimnya produksi ikan nelayan di Kota Sibolga bukan tanpa alasan. Dia menduga kondisi ini disebabkan akibat kapal pukat trawl tidak lagi beroperasi.

“Gimanalah coba, Sibolga Kota Ikan namanya, tapi ikannya pun sudah tak ada, banyak kapal gak melaut lagi, terutama kapal PI (pengguna alat tangkap trawl). Kan sudah dilarang, malah banyak yang ditangkapi,” ucapnya seraya mengaku terkena imbas dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 71 Tahun 2016.

“Keluhan nelayan kapal PI itukan harusnya didengarkan juga. Kalau kepentingan semua kelompok nelayan terpenuhi, kan enak jadinya kita masyarakat ini,” katanya.

Sementara itu, pedagang ikan lainnya, di Pusat Pasar Nauli Sibolga, Suwarni Tambunan juga menuturkan permasalahan yang tak jauh beda. Karena pada umumnya pedagang di Pasar Nauli memperoleh ikan dari hasil tangkapan pukat trawl.

“Bisa dibilang, 90 persen lah penjual ikan di sini membeli dari kapal PI itu. Susah kami yang jual ikan ini sekarang, dijual mahal tak ada yang beli, sementara modalnya aja pun sudah berapa,” ujarnya. (riz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA