Cuaca Tak Menentu, Korem 023/KS Siaga Bencana Alam

oleh -98 views
Korem 023/KS melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam

SIBOLGA NEWS – JAM 9.00 WIB

Menyikapi kondisi cuaca di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang sulit diprediksi, Korem 023/KS melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam, Senin (18/11).

Acara pelatihan ini dibuka Pjs Kasrem 023/KS, Letkol Arh Utama Rusdiyaman, mewakili Danrem, Kolonel Inf Tri Saktiyono. Berlangsung di Aula Gupala Makorem di jalan Datuk Itam No 1, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

“Situasi cuaca saat ini di wilayah Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) masuk musim penghujan. Sering terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan diikuti kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Bahkan dengan mudah dapat berubah-ubah secara ekstrim. Kondisi demikian sangat berpotensi menimbulkan bencana alam seperti, banjir, tanah longsor yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja,” ungkap Pjs Kasrem dalam sambutan Danrem yang ia bacakan dihadapan para peserta pelatihan.

“Melihat kondisi itulah, Korem 023/KS melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam, agar mempunyai kesiapsiagaan dalam menghadapi jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” paparnya.

Menurutnya, selaku aparatur negara, dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan serta kecepatan bergerak sesuai dengan tugas yang dihadapi.

“Hal ini yang mendorong kita untuk melaksanakan latihan terpadu untuk menyiapkan semua unsur dalam menangani bencana alam, sehingga dapat mengetahui dan meyakinkan sampai sejauh mana kesiapan kita secara keseluruhan, baik personel, materil maupun sarana pendukung lainnya dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi,” ungkapnya.

Danrem dalam sambutannya menerangkan, titik fokus pada latihan adalah penanggulangan banjir dan longsor.

“Maka untuk itu saya menekankan kepada para peserta agar nantinya materi yang diterima selama melaksanakan latihan harus benar-benar dipahami, terus dipelihara, ditingkatkan dan dikembangkan dengan penuh inovasi dan kreatifitas sesuai perkembangan situasi yang terjadi. Hal ini sangat penting, karena permasalahan di lapangan selalu memiliki dinamika dan karakteristik yang berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Ops Korem 023/KS, Letkol Inf Saiful Bahri Damanik mengatakan, pelatihan dilaksanakan selama 5 hari dan dibagi dua tahap.

“Tahap pertama dilaksanakan selama 2 hari dengan materi pembekalan teori. Sementara tahap kedua selama 3 hari berupa drill teknis dan drill taktis,” paparnya.

Dia menyebutkan, latihan ini diikuti oleh 150 peserta dari jajaran Korem 023/KS dan unsur terkait lainnya.

Sedangkan pemateri diacara ini adalah dari Korem 023/KS, Basarnas, BPBD dan Detasemen Kesyah Sibolga. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *