Polres Gelar Rapat Koordinasi Cegah Masuknya Paham Radikalisme Dan Anti Pancasila

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Des 2019 18:13 6 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 9.30 WIB

Dalam rangka mencegah dan menangkal paham – paham dan anti pancasila serta menjaga Kamtibmas di wiilayah Kota Sibolga. Polres Sibolga menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kepling se-kota Sibolga, yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Mapolres Sibolga, Rabu (04/12).

Dalam hal tersebut, Kapolres Sibolga AKBP Edwin H. Hariandja menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan tertib diwilayah kota Sibolga, dimana Pemko dan Polres Sibolga saling bekerja sama memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat Kota Sibolga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Camat, Lurah dan Kepling dimana  acara ini merupakan acara yang bersifat penting terkait cegah tangkal masuknya paham radikalisme dan anti Pancasila di wilayah kota Sibolga,” ujarnya.

Kapolres juga menjelaskan, kelompok terorisme di wilayah Sumatera Utara, saat ini sudah terbagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok Tanjung Balai, Belawan dan Kota Sibolga yang perlu kita antisipasi keberadaannya. Ciri – ciri kelompok Radikalisme tersebut yaitu tidak mau bergaul di lingkungan sekitarnya, dalam kegiatan ibadah hanya dilakukan dengan orang tertentu atau sepaham.

“Demi mencegah hal tersebut serta menjaga kenyamanan kota Sibolga, kami meminta kepada Camat, Lurah dan Kepling untuk mendata Kartu Keluarga serta memantau warga di wilayahnya masing – masing terhadap orang yang mencurigakan baik secara aktifitas kemudian gerak – gerik kesehariannya yang dianggap mencurigakan dan melaporkannya kepada fihak Kepolisian,” katanya seraya menambahkan untuk  bersama – sama menjaga keamanan apalgi menjelang perayan natal dan tahun baru 2020 mendatang.

Tambahnya, karena tanpa dukungan dan peran masyarakat kota Sibolga Polri tidak akan dapat menjalankan tugas dengan maksimal untuk itu marilah kita bersama – sama membangun Kota Sibolga yang aman dan kondusif.

“Kemudian bijaklah dalam menggunakan media sosial, saat ini banyak dampak yang diakibatkan oleh pengaruh media sosial terhadap kehidupan bermasyarakat baik itu yang bersifat intoleransi dan kebencian sehingga menciptakan perpecahan antara kedua bela pihak,” terangnya. (riz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA