Dinkes Sibolga Diminta Awasi Pedagang Jajanan di Luar Sekolah SIBOLGA NEWS – JAM 11.00 WIB
Persoalan kekhawatiran orangtua siswa dengan prilaku anak yang gemar jajan di luar sekolah, belakangan ini menjadi sorotan di Kota Sibolga.
Bahkan hingga kini, masih banyak ditemukan pedagang makanan ringan yang berjualan di luar lokasi sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Sibolga.
Salah satu di antaranya, yakni SD Negeri 085115 Sibolga. Pada saat jam istrihat belajar, ramai siswa terlihat membeli jajanan makanan dan minuman ke pedagang di luar pagar sekolah.
Pembantu Kepala sekolah, sekaligus Guru wali di kelas 6 (enam), Pangoloi Gultom mengatakan, pihaknya telah berupaya menghimbau siswa untuk tidak jajan di luar sekolah, melainkan di kantin yang telah disediakan.
“Setiap hari kita sudah berupaya. Bahkan kalau jam istirahat, kita itu menutup pagar, supaya anak – anak kita jangan keluar membeli jajanan. Tetapi mungkin, masalah yang dihadapi kekurangan waktu ya, dan begitu banyak siswa yang harus diawasi,” ujar Gultom, ditemui di ruangan Guru SD Negeri 085115, Jalan Thamrin, Kota Sibolga, baru-baru ini.
Di sisi lain, Pangoloi mengaku, ia pribadi merasa prihatin jika para pedagang jajanan yang berada di luar sekolah harus ditertibkan.
Namun ia berharap, ada pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan kepada para pedagang jajanan yang mangkal ke sekolah.
Dengan pengawasan serta pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para pedagang tidak akan menggunakan zat – zat berbahaya pada makanan.
Sehingga, tidak ada kekhawatiran orangtua siswa terhadap kesehatan anaknya saat mengkomsumsi jajanan di luar sekolah.
“Kalau makan yang dijual di luar, mungkin belum pernah diperiksa dari tim kesehatan. Tapi kita pun maklum, itu mata pencaharian mereka. Karena kalau kita larang, kurang manusiawi kita,” sebutnya
“Tapi perlu juga diperhatikan, jajanan yang mereka jual itu, harus betul-betul memenuhi kriteria gizi dan kesehatan,” tambahnya
Kemudian, Pangoloi menyebut, jajanan yang ada di kantin sekolahnya telah dilakukan pengawasan secara rutin dari Dinas Kesehatan.
Guna memastikan, berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah, aman untuk dikomsumsi siswa.
“Kalau makanan yang dijual di sekolah sudah diperiksa, dan memenuhi syarat kesehatan. Kami di sini menjual makanan dan minuman tanpa pengawet dan pemanis buatan,” ungkapnya. (riz)
Tidak ada komentar