TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Sosial (Dinsos) diminta agar dapat melakukan validasi ulang data aktual warga miskin atau kurang mampu di Kelurahan Sosor Gadong, Tapteng
Pasalnya, dana bantuan yang bersumber dari Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut disinyalir belum tepat sasaran, sehingga program pengentasan kemiskinan dinilai kurang maksimal. Lantaran masih banyak warga mampu yang mendapatkan bantuan dari program pemerintah tersebut.
Hal ini diungkapkan salah seorang warga Kelurahan Sosorgadong Murnitua Sgalingging, Sabtu (06/06)
Menurut dia, Dinsos Tapteng harus melakukan validasi data warga di wilayah Kelurahan Sosor Gadong, Kecamatan Sosorgadong agar program ini benar- benar tepat sasaran.
Dikatakannya, dari hasil peninjauan saya bahwa ada beberapa warga penerima PKH di lingkungan 1 dan 2 Kelurahan Sosorgadong yang seharusnya tidak menerima lagi. Tetapi saat ini masih tetap menerima
“Memang benar yang saya lihat ada beberapa keluarga di lingkungan 1 dan 2 Kelurahan Sosorgadong saat ini ekonominya sudah mapan dan sejahtera, memang kita akui sebelum nya warga penerima PKH tersebut kehidupannya agak susah. Tetapi saat ini kehidupan mereka sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” katanya
Maka dari itu lanjutnya, kita heran apa sebenarnya tugas pendamping PKH itu. Kalau memang warga tersebut kehidupan nya masih dalam keadaan sulit yah..kita terima dan wajar mereka ditetapkan sebagai peserta penerima PKH.
“Tetapi ini tidak, pendamping PKH hanya melakukan pembiaran terhadap warga yang sudah mampu masih terdaftar sebagai penerima PKH,” jelasnya
Jadi dalam hal ini sambungnya, kita sebagai warga meminta kepada Dinas Sosial Tapteng agar melakukakan pengecekan ulang terhadap data-data penerima PKH di Kelurahan Sosorgadong.
“Agar warga penerima PKH yang sudah sejahtera kehidupannya di stop saja, dan dialihkan kepada warga yang tidak mampu,” ujar Murnitua Sigalingging.
Sementara itu, Linda Simatupang selaku pendamping PKH di Kelurahan Sosorgadong saat dikonfirmasi melalui selularnya, Sabtu (6/6) tidak ada jawabban. (zul)






