Dua Komisioner Bawaslu Sibolga Bakal Dilapor Ke DKPP

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2020 14:28 28 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB

Dua orang mantan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sibolga bakal dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait pengutipan gaji sebulan yang dilakukan semasa menjabat sebagai Komisioner Panwaslu Kota Sibolga sebanyak Rp 2,5 juta per orang.

Hal ini disampaikan langsung oleh kedua korban selaku mantan staf di Panwaslu Sibolga pada saat itu.

Kepada awak media, Selasa (16/6), Rut Damayanti Sianturi didampingi Hendra Sinambela dan Thomson R. Pasaribu menyebut, saat itu Ketua dijabat oleh Darwis Sibarani, anggota Zulkifli Sigalingging, dan Jhonny Efendi Sitinjak.

Menurut Rut Damayanti Sianturi, perlakuan Komisioner saat itu merupakan hal yang melawan hukum.

“Ya gaji saya sebulan sebanyak Rp 2,5 juta, saat itu tidak diberikan dengan alasan itu bukan hak mereka, padahal kami disuruh membuat lamaran kerja diawal bulan sembilan, supaya bisa dibayarkan gaji bulan sembilan, dan sudah masuk bekerja di Panwaslu,” ujar Rut.

Hal senada di sampaikan oleh Hendra Sinambela yang juga dilakukan hal yang sama.

Namun, setelah keputusan DKPP atas Komisioner, Jhonny Efendi Sitinjak di tetapkan di Jakarta, Zulkifli Sigalingging, mendatangi Rut dan Hendra.

Berjanji akan memasukkan bekerja lagi sebagai staf di Bawaslu. Lalu menyerahkan uang senilai Rp 2,5 juta, yang diantar langsung oleh stafnya bernama Julio Ht Galung.

Akan tetapi, hal yang ditunggu tidak urung terlaksana. Sehingga kesabaran Rut dan Hendra meminta kepada Zulkifli yang terpilih menjadi ketua Bawaslu, namun tidak di indahkan.

Perihal tersebut juga turut menjadi lampiran pengaduan saat laporan DKPP yang disidangkan oleh DKPP di Jakarta terkait pemecatan salah seorang Komisioner Panwaslu Sibolga saat itu.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kota Sibolga, Zulkifli Sigalingging saat dikonfirmasi via WhatsApp tidak membalas dan hanya membaca pesan tersebut.

Kemudian, berulang kali kru Tapanuli News 24 Jam menghubungi beliau (Ketua Bawaslu) via WhatsApp, tidak menjawab dan seolah menghindar. (ful)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA