Penyidik KPK Masih Periksa Mensos Juliari yang Menyerahkan Diri

oleh -420 views
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

JAKARTA NEWS – JAM 09.00 WIB

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB) menyerahkan diri ke markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pasca ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Juliari diduga menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) paket sembako untuk pengananan Covid-19 di Jabodetabek.

Pantauan di lapangan, Juliari Batubara menyerahkan diri dan tiba di Gedung KPK sekira jam 02.50 WIB. Ia tampak mengenakan jaket hitam, topi, serta lengkap dengan masker. Ia enggan angkat bicara ihwal penetapan tersangka terkait kasus dugaan suap pengadaan paket sembako bansos untuk penanganan Covid-19 di Jabodetabek.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, tersangka JPB telah menyerahkan diri ke KPK hari ini, tadi pagi jam 02.50 WIB. Saat ini, yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penyidik KPK,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui rekaman video yang diterima, Minggu (6/12/2020).

Baca Juga :  Bangkai KM Sinar Bangun Akhirnya Di Temukan, Tim Sar Gabungan Masih Memikirkan Cara Mengangkat Bangkainya

Saat ini, tinggal sisa satu tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan bansos paket sembako untuk pengananan Covid-19 yang masih berkeliaran bebas. Dia adalah Adi Wahyono alias AW. Adi sendiri merupakan salah satu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos).

KPK mengultimatum Adi Wahyono untuk kooperatif segera menyerahkan diri. Adi diminta untuk menghadap penyidik lembaga antirasuah. “Perlu juga kami ingatkan untuk satu orang tersangka yang saat ini belum menyerahkan diri ke KPK atas nama AW untuk segera kooperatif datang menyerahkan diri menghadap penyidik KPK,” kata Ali.

Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan paket bansos berupa sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Kelima tersangka itu yakni, Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, PPK Kemensos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabuke (HS).

Baca Juga :  Tim Densus 88 Tembak Mati Satu Terduga Teroris jaringan JAD

Atas perbuatannya, tersangka Matheus Joko Santoso, dan inisial AW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 (i) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, tersangka Juliari Batubara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan para tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan TIndak Pidana Korupsi. (OZ/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *