SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB
Kepala Kelurahan Kota Beringin Kecamatan Sibolga Kota, Daerah Kota Madya Sibolga sebelumnya sempat dikabarkan terkonfirmasi Covid-19.
Hal itu sesuai dengan hasil keterangan yang disampaikan Camat Sibolga Kota, Mardi Tanjung, yang di jelaskan kepada awak media beberapa waktu lalu.
Setelah adanya laporan yang diterima Camat Sibolga Kota dari kepala Puskesmas, selanjutnya kantor Lurah Kota Beringin sempat ditutup (Lockdown) untuk sementara waktu. Kemudian segala wewenang dalam pengurusan surat-menyurat dialihkan kekantor kecamatan.
Selanjutnya, setelah adanya laporan bahwa Lurah Kota Beringin terkonfirmasi Covid-19, maka Lurah tersebut melakukan isolasi Mandiri dikediamannya yang beralamat di Aek Parombunan Sibolga Selatan.
“Saat ini saya berada dirumah, untuk melakukan isolasi mandiri selama beberapa hari kedepan,” ucap Elfider Purba selaku Lurah Kota Beringin, via Telpon Selulernya. Kamis, (28/1/21).
Sebelumnya, Kata Lurah, sejak memasuki pertengahan bulan januari tepat ditanggal 17 Januari lalu, sekitar jam 21.00 WIB, atau senin malam, kondisi tubuhnya mulai meriang, sembari dua hari kemudian gejala mulai timbul dengan reaktif Aroma penciuman dan rasa.
Menanggapi hal itu, Elfider langsung melakukan pengobatan mandiri dengan meminum obat Parasetamol yang ia beli di toko obat.
“Tanggal 17 malam kondosi saya agak meriang, setelah itu saya langsung minum Parasetamol dan ditambah lagi vitamin C, alhamdulillah demam turun, kemudian di tanggal19 (selang dua hari) saya mulai kehilangi rasa penciuman dihidung,” tutur Elfider.
Ditegaskannya kembali, dengan adanya rasa kesadaran sendiri, dirinya pun mulai melakukan pemeriksaan ke puskesmas terdekat.
“Saya coba koordinasi dagan Kepala Puskesmas Sambas terkait kondisi yang saya alami, dan saat saya dianjurkan untuk melakukan Swab ke Puskesmas Pelabuhan Sambas tepat pada taggal 21Januari, tepat jam 11.00 Wib,” imbuhnya.
Sejak pada saat itu, Elfider pun mulai melakukan isolasi mandiri, hingga sekarang, ia mengaku kondisi kesehatannya mulai membaik.
“Saya karantina mandiri dirumah saja, dan tanggal 25 jam 09.00 wib, saya ditelpon Kapus Sambas untuk karantina di Wisma atlet parombunan karena hasil Swab saya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, namun pada hari ini kesehatan saya sudah mulai membaik, dan indera penciuman hidung saya mulai berangsur pulih atau sudah mulai bisa merasakan penciuman walaupun belum semaksimal mungkin,” pungkasnya. (suk)












