Wanita Sayat Organ Vital Teman Kencan di Sibolga Curhat Rindu Anak

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Feb 2023 20:55 0 news24jam

SIBOLGA NEWS – JAM 17.00 WIB

Seorang tersangka yang berinisial AST pelaku penganiayaan berat terhadap pria selingkuhannya, kini tengah menjalani harinya di ruang tahanan Polres Sibolga.

Wanita berumur 28 tahun itu, melukai organ vital OG dengan menggunakan pisau saat keduanya berada di sebuah Penginapan di Kota Sibolga, Sabtu (25/2/2023).

Peristiwa tersebut seketika menyita perhatian warga mengingat kasus ini pertama kali terjadi di Sibolga. Bahkan ramai komentar menanggapi pemberitaan seputar kejadian itu.

AST, juga mengaku telah menjalin hubungan selama tujuh bulan bersama OG. Kedekatan mereka berawal dari berkenalan melalui media sosial hingga berlanjut saling bertemu.

“Kami kenalnya di facebook. Dia (OG) sering chat (ngobrol) dengan saya, kirim pesan lewat whatsapp, dan video call,” kata dia di Mapolres Sibolga, Senin (27/2/2023).

Ibu dari empat orang anak itu, mengaku pernah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan OG. “Pernah satu kali, kami melakukannya, di sebuah hotel, di Padangsidimpuan. Tapi, pada saat itu, saya belum tahu kalau dia sudah beristri,” bebernya.

AST pernah menyampaikan keinginannya kepada OG untuk mengakhiri hubungan mereka berdua. Dikarenakan, AST tak mau meneruskan hubungan terlarang itu dengan pria yang telah beristri dan memiliki tiga orang anak.

Namun OG tidak bersedia. Dan, sebaliknya malah mengancam AST dengan rencana menyebar video dokumentasi perbuatan mesum mereka berdua.

Hal ini, yang kemudian mendorong AST nekat menganiaya OG dikarenakan merasa kesal.

“Aku kesal sama dia (OG). Aku, mau hubungan kami berakhir dengan cara baik-baik dan tak ada rasa dendam,” ujar AST.

Berhari sudah lamanya AST mendekam dalam jeruji besi. Namun belum ada satupun kerabatnya yang datang membesuk.

“Mereka (keluarga AST) belum tahu. Saya ingin, mereka tahu kalau saya ada di (ruang tahanan Polres Sibolga) sini,” ungkapnya.

“Saya gak bisa sendiri di sini, tanpa mereka mengetahui kondisi saya saat ini seperti apa,” ucapnya dengan nada berat karena tak kuasa menahan tangis.

Perasaan menyesal telah menyiksa batin AST. Dia hanya bisa pasrah dan berharap mendapatkan maaf dari keluarga yang dirindukannya.

“Anak saya masih kecil-kecil. Anak pertama berumur sembilan tahun dan anak terakhir kembar, berumur dua setengah tahun,” jelasnya.

“Saya gak bisa tidur memikirkan anak-anak dan nasib saya saat ini. Saya mengaku salah dan ikhlas menerima hukuman. Semoga saya masih bisa diterima kembali bersama keluarga,” ungkap AST sambil menyeka air matanya.(rizki)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA