SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB
Nasrul Nainggolan seorang pedagang Pasar Sibolga Nauli yang turut serta dalam aksi unjuk rasa (UNRAS) di kantor Walikota Sibolga mengaku kecewa atas tudingan yang ditujukan padanya.
Nasrul sangat menyayangkan oknum yang tidak berkompeten memberikan tudingan yang menyatakan bahwa dirinya telah memiliki lapak dagangan di pasar sibolga nauli adalah tidak benar.
“Saya kecewa saat mendengar kabar tersebut, sampai saat ini saya tegaskan bahwa saya belum memiliki lapak dagang di Pasar Sibolga nauli,” katanya
Nasrul juga menambahkan jika memang benar oknum berinisial RS memiliki data yang valid bahwa saya sudah mempunyai lapak, saya siap menempati.
“Disaat kami pedagang ini memperjuangkan hak kami, jangan lah ada oknum yang memberikan statement provokatif seolah – olah ingin mengadu domba kami para pedagang,” ungkapnya
Nasrul pun berharap agar oknum RS tersebut bersedia membuka data yang dimiliki nya agar tidak menjadi bola liar dan memprovokasi para pedagang yang sedang berjuang untuk mendapatkan hak nya.
“Kalau memang berani, saudara RS buka lah datanya jangan asal ngomong aja, bahkan sampai bilang kami kelompok yang mendirikan kios siluman,” ujarnya
Ditempat yang sama, ibu Ida Royani Sitompul, pedagang sayur mayur yang turut serta menyampaikan aspirasi nya juga mengatakan jika Nasrul Nainggolan memang belum memiliki lapak dagangan di pasar sibolga nauli.
“Kami yang hadir disini menuntut hak sebagai pedagang yang belum mendapatkan lapak, dan jangan ada oknum-oknum yang coba untuk mengadu domba kami dengan tudingan yang tidak berdasar,” jelasnya
Hingga berita ini dirilis, oknum RS tidak membalas pesan singkat dari awak media di nomor 08136225xxx. (Andes)












