TAPUT NEWS – Kepolisian Resor Tapanuli Utara, Polda Sumut diminta untuk melakukan pemeriksaan lokasi pengompengan atau sarang kencing Tangki Pertamina Sibolga dan menangkap para pelaku pengompeng BBM yang berada di sebuah Rumah Makan bermerek Berkah Padang Sidempuan di Jalan Sibolga-Tarutung, Kelurahan Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara.
Diketahui bahwa lokasi pengompengan tangki pertamina milik Elnusa Petrofin Pertamina Sibolga tersebut telah lama kencing dan menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) dibelakang rumah makan tersebut. Apalagi aktivitas pengompengan BBM Ilegal itu diduga kuat telah dibeking seorang oknum TNI AD aktif yang bermarga Panjaitan.
Ironisnya, aktivitas pengompengan itu terkesan adanya pembiaran atau tutup mata dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat maupun pengawasan dari pihak Sales Area Retail (SAR) Pertamina Kota Sibolga.
“Kami minta Polda Sumut melalui Polres Taput untuk membongkar aktivitas pengompengan BBM Ilegal jenis Solar tersebut segera dibongkar dan pelakunya ditangkap agar tidak merugikan negara dan masyarakat,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan yang enggan disebutkan namanya, Rabu (30/7/2025).
Dirinya berharap agar kegiatan pengompengan BBM Ilegal itu segera ditelusuri oleh pihak Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Kepolisian Resort Tapanuli Utara (Polres Taput).
“Sudah berapa kali kami sampaikan bang, ini udah merugikan negara dan masyarakat karena keuntungannya masuk kekantong pribadi para sopir dan para kroni-kroni tukang bekingnya,” sebutnya.
Dia menyebutkan bahwa Lokasi pengompengan tersebut udah sering viral di media sosial namun tanggapan dari aparat penegak hukum belum ada hingga sampai saat ini. “Tingkah sopir-sopir pertamina ini bang sudah biasa kecing dirumah-rumah makan agar bisa dapat keuntungan,” bebernya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan atau keterangan resmi mengenai Lokasi aktivitas pengompengan BBM Ilegel yang berlokasi di sebuah Rumah Makan Berkah tersebut dari pihak Polres Taput. (rizki)






