SIBOLGA NEWS – JAM 16.30 WIB
Walikota Sibolga Drs. HM Syarfi Hutautuk beserta Sekda kota Sibolga M Yusuf Batubara, Kapolres Sibolga Edwin Hariadja, Korem 023KS dan pimpinan OPD serta Camat dan Lurah Simare-mare turun langsung meninjau tempat terjadinya bencana longsor di Jalan Ketapang, Gg Senggol, Lk. IV, Kelurahan Simare-Mare, Kecamatan Sibolga Utara. Kota Sibolga. Kamis (11/10)

Amatan dilapangan, Walikota Sibolga bersama Pimpinan OPD Pemko Sibolga dan Kapolres Sibolga menijau tempat terjadinya bencana tanah longsor yang menelan 4 orang korban jiwa
Terlihat ada 2 unit rumah mengalami rusak berat yang dihuni oleh Ardin Lumbantobing dan Nadzran Lubis. Adapun identitas korban meninggal dunia adalah Ika Marbun (30), Juni Tobing (4), Wahid Tobing (1) (keduanya anak dari Ika Marbun) dan Sainul Lubis (10) (Keponakan dari Ika Marbun)
Keempat korban sempat dibawa ke RSU FL Tobing dan RS Metta Medika, dan kini telah disemayamkan ke rumah keluarga korban di Kecamatan Sibolga Utara. Kota Sibolga
Informasi yang dihimpun dari salah seorang warga mengatakan bahwa 1 unit rumah yang ditempati oleh Decearo Daolo longsor, sehingga pondasi beton rumah yang tempati Decearo Daolo tersebut menimpa rumah yang ditempati oleh Ardin Lumbantobing dan Nadzran Lubis yang notabene 4 (empat) orang korban meninggal dunia tersebut sedang berada di dalam rumah.

“Korban telah dibawa ke RSU DR F.L.Tobing Sibolga dan saat ini telah disemayamkan ke rumah keluarga korban di kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga,” katanya
Walikota Sibolga Drs. HM Syarfi Hutauruk ketika dikonfirmasi mengatakan tentu tak ada satupun kita yang berharap bencana terjadi, namun jika Allah sudah berkehendak. Maka tak satupun kehendakNYA akan mampu kita tolak.
“Buat masyarakat kota Sibolga yang tinggal di pinggiran bukit/pegunungan, kiranya kejadian ini mampu menjadikan kita untuk lebih berhati-hati dan segera untuk melakukan pengungsian ke lokasi yg lebih aman jika curah hujan mulai tinggi,” himbaunya. (st)









