Hadiri Dialog Tokoh Lintas Agama Sumut, Kapolres Sibolga & FKUB Deklarasi Pemilu Damai

Sibolga802 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 14.00 WIB

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H. Hariandja bersama rombongan FKUB kota Sibolga hadiri dialog tokoh lintas agama Sumatera Utara dan deklarasi pemilu damai dengan tema “Peran tokoh lintas agama dalam mewujudkan pemilu damai 2019” yang bertempat di Gedung Aula Serba Guna Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Sabtu (23/02).

Dialog tokoh lintas agama tersebut juga dihadiri oleh Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Agus Andrianto berserta rombongan yang disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Paluta.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto menyampaikan peran tokoh agama sangatlah penting dan strategis dalam membentuk opini positif, serta bagi kebersamaan, persaudaraan, kerukunan, persatuan, dan kesatuan di Indonesia khususnya diwilayah Sumatera Utara.

“Untuk itu mari ciptakan suasana  kesejukan ditengah – tengah masyarakat serta terlibat aktif dalam memerangi berita hoax dan hite speech. Kepada para tokoh – tokoh agama mohon untuk menyejukkan situasi. Dengan harapan situasi aman dalam menghadapi Pilleg dan Pilpres 2019 ini,” ujarnya

Agus juga menghimbau masyarakat untuk bersama – sama mencegah penyebaran berita hoax dan info – info yang tidak benar yang mengganggu ketertiban umum dalam masyarakat.

“Indonesia memiliki hak kesepakatan Nasional NKRI, hendaknya kita sama sama menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan di negara RI khususnya dalam menghadapi Pilpres 2019 dan menjaga keamanan dan ketertiban jelang pemilu 2019, jaga keamanan bersamaan untuk keutuhan bangsa dan kesejahteraan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Sibolga AKBP. Edwin H. Hariandja mengatakan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada FKUB kota Sibolga yang ikut turut hadir dialog lintas agama di paluta bersama Kapolda Sumatera Utara.

Dirinya mengajak tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat Sibolga untuk senantiasa membina toleransi antar umat beragama diwilayah Kota Sibolga, serta bijak bermedia sosial dengan tidak menjadi penyebar Hoax, ujaran kebencian, isu SARA dan provokasi.

“Jangan mudah terpercaya orang dari luar yang mengajarkan paham radikal sehingga dapat mengganggu semangat nasionalisme kita,” katanya sebelum menuju paluta untuk menghadiri dialog lintas agama.

Tambahnya, mari kita saling menjaga toleransi antar umat beragama yang dapat memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga agenda pemilu damai terjaga aman kondusif serta dapat dilaksanakan dengan baik. (nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *