SIBOLGA NEWS – JAM 14.00 WIB
Satu unit kapal nelayan KM Formosa 12 GT 29 Nomor 1734/SSd jenis bagan perahu dikabarkan mengalami lost contact (hilang kontak) di sekitar perairan Lambak – Pini Kepulauan Nias, Selasa (05/3).
Informasi yang dihimpun mengatakan, bahwa kapal pencari ikan asal Sibolga yang dikabarkan lost contact memiliki awak kapal berjumlah 20 orang yang dinakhodai Suaidi Situmeang.
“Informasinya masih kita dalami. Sesuai keterangan pemilik kapal pak Hendri, kapal Formosa ini berangkat tanggal 2 Maret berlayar di sekitar Pulau Lambak di dekat pulau Pini. Kalau diperkirakan lost contact itu sekitar jam 6 pagi bang,” ucap Beni.
Dirinya menyebut, sangat sulit menghubungi para awak kapal Formosa menjadi kendala bagi tim SAR untuk mengetahui pasti kejadian itu, apalagi saat ini cuaca di laut masih ekstrim, ditambah lagi di sekitar perairan Lambak termasuk area blank spot atau tidak ada sinyal komunikasi.
“Memang ada nelayan lain dari KM Metal 11 yang sempat menerima radio dari awak kapal Formosa, mereka minta tolong karena diterjang ombak besar. Awak KM Metal 11 coba menolong tapi lampu KM Formosa tidak terlihat lagi,” terangnya.
Tambahnya, beberapa instansi terkait seperti Korem 023 KS, Polres, Lanal dan Pos SAR Sibolga masih terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan Nias yang juga dikabarkan sedang melakukan upaya pencarian.
Disisilain, juga dihimpun Informasi dari Koordinator Pos Sar Nias, Tonggor Gultom menerangkan, bahwa berdasarkan laporan dari pemilik kapal, bahwa Kapal KM. Formosa 12 telah hilang kontak.
“Ya benar, sekitar jam 09.30 wib, kita telah dihubungi pemilik kapal bernama Hendri Liono alias Songsong bahwa kapalnya lost contact di Pulau Lambak, Nias Selatan,” ujarnya.
Sambungnya, Kapal KM. Formosa 12 dengan tanda selar : Sibolga/GT29 No.1734/SSd mengangkut sebanyak 20 orang ABK. Kapal tersebut dinakhodai oleh Suadi Situmeang dengan alat tangkap bagan perahu.
“Pemilik kapal Hendri Liono mendapatkan informasi dari nelayan lain yang menerima panggilan radio dari kapal KM. Formosa12 untuk meminta pertolongan,” ungkapnya.
Tambahnya, ada nelayan lain yakni Kapal KM Metal 11 yang menerima radio dari awak kapal Formosa, mereka minta tolong karena diterjang ombak besar. Kapal KM Metal 11 mencoba menolong tetapi lampu KM Formosa tidak nampak lagi.
“Kami juga sudah berkordirnasi dengan beberapa instansi terkait seperti tim SAR gabungan, Polres dan Lanal Korem023 Sibolga, yang juga dikabarkan sedang melakukan upaya pencarian,” ucapnya. (nt)






