BEM UI akan Kembali Turun ke Jalan, ‘Rebut’ Bundaran Hotel Indonesia

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 18:46 103 news24jam

JAKARTA NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal kembali ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) usai sebelumnya gagal menggelar aksi di kawasan itu. Aksi itu dilakukan untuk menuntut perubagan kepada pemerintah.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengatakan pihak BEM masih terus melakukan konsolidasi internal untuk kembali menggelar aksi lanjutan. Ia memastikan, aksi lanjutan itu akan digelar di kawasan Bundaran HI.

“Akan ada di HI lagi. Masih dalam proses di internal,” kata dia saat dikonfirmasi Republika, Senin (15/6/2026).

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UI, Anandaku Dimas Rumi, mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait jalannya aksi pada Jumat lalu. Evaluasi itu dilakukan untuk merancang aksi selanjutnya yang bakal dilakukan mahasiswa.

“Akan segera kami konsolidasikan. Kami akan menilai lagi dan mengevaluasi aksi kemarin, harapannya kamj bisa segera turun aksi lagi,” kata dia saat dikonfirmasi Republika, Sabtu (13/6/2026).

Sebelumnya, dalam unggahan akun Instagram BEM UI, organisasi kemahasiswaan intra kampus itu juga telah menyatakan bakal kembali melakukan aksi di Bundaran HI. Mereka menyatakan tidak akan menyerah untuk berpihak kepada rakyat.

“Kami akan datang lagi. Kami akan merebut Bundaran HI. Kami akan merebut kemenangan,” tulis BEM UI, dikutip Republika pada Senin.

Diketahui, dalam aksi yang dilakukan pada Jumat (12/6/2026), rombongan mahasiswa yang hendak ke Bundaran HI diadang beberapa kali oleh aparat. Bukan hanya polisi, TNI juga turun dalam pengadangan terhadap mahasiswa.

Aksi dengan sejumlah poin tuntutan itu sengaja digelar di Bundaran HI, lantaran mahasiswa ingin seluruh masyarakat tahu mengenai kondisi Indonesia hari ini. Selain itu, BEM UI juga tidak ingin menggelar aksi di depan Gedung DPR karena suara mereka tidak pernah didengar perwakilan rakyat.

Setidaknya, terdapat lima tuntutan dalam aksi yang diinisiasi oleh BEM UI itu. Tuntutan aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” itu adalah meminta pemerintah menyetop pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menyetop militerisme di ranah sipil, serta meminta Prabowo berhenti mengelak serta mengakui kesalahannya. (int)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA