SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga yang bekerja sama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Republik Indonesia menggelar sosialisasi dan diskusi mengenai muatan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang keselamatan pertambangan bahan galian nuklir, yang dilaksanakan di Aula Topaz Hotel Wisata Indah Sibolga. Selasa (23/04)
Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Sibolga, Drs. Yasman menyampaikan bahwa bahan galian nuklir merupakan komoditas tambang mineral yang selain memiliki nilai ekonomi juga merupakan unsur strategis. Selain itu dari material sisa penambangan yang mengandung radioaktif menimbulkan potensi bahaya paparan radiasi dan kontaminasi bagi pekerja, masyarakat dan lingkungan.
“Tahun 2016, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) merilis bahwa Indonesia memiliki potensi uranium, salah satunya adalah kota Sibolga berindikasi mengandung bahan galian nuklir. Ditemukan uranium di permukaan dangkal. Mineral itu didapatkan pada rekah halus dalam batuan granit dan bentuk lensa pada batuan sedimen. Potensi Sibolga ini, tentunya kekayaan alam yang perlu dikaji lebih dalam untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Sibolga,” ucapnya.
Yasman juga menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997 tentang ketenaganukliran, BAPETEN merupakan sebuah Lembaga yang bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi pengawasan di bidang ketenaganukliran yang di tujukan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja dan anggota masyarakat serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.
Materi dalam sosialisasi ini juga antara lain ialah kebijakan pengawasan ketenaganukliran yang sampaikan oleh Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN Dahlia C. Sinaga, Konsepsi Pengaturan Rancangan Pengaturan Pemerintah tentang Keselamatan Pertambangan Bahan Galian Nuklir oleh Ka.Subdit Pengaturan Instalasi Nuklir Non Reaktor BAPETEN Widia Laksmono dan Materi tentang Potensi Bahan Galian Nuklir di Sibolga oleh Ngadenin dari Peneliti Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir BATAN.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir BAPETEN Dr. Eng. Yus Rusdian Akhmad, Direktur Pengaturan dan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN Dra. Dahlia Cakrawati Sinaga, Kepala Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional Ir. Harianto Sugeng Budi Susilo, Pimpinan OPD, Kabag, Camat serta Lurah se-Kota Sibolga. (riz)








