TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB
Praktik judi berkedok game ketangkasan tembak ikan (shooting fish) masih terus beroperasi di Kecamatan Pinangsori. Rabu (22/5)
Pantauan dilapangan, lapak judi semi online ini masih di kerumuni pecandu judi dari segala lapisan usia.
Salah satunya, lapak judi di Aek Nabobar, Kelurahan Albion Prancis. Meja game ketangkasan yang ditempatkan di dalam kedai kopi dipinggiran sungai Nabobar ini, terlihat dikerumuni pemain. Sementara beberapa orang lainnya, berdiri menonton, kemungkinan menungggu giliran untuk bermain. Sepertinya keresahan ibu – ibu rumah tangga akibat efek yang ditimbulkan game ketangkasan ini, hanya sekedar nyanyian sumbang bagi pemilik lapak.
Warga masyarakat mengaku sangat resah dengan aktivitas judi ini, terutama ibu – ibu rumah tangga yang suaminya kerap ke tempat judi mesin tersebut. Akibat bebasnya judi ketangkasan ini, banyak kepala keluarga yang malas untuk bekerja. Mereka lebih betah mengelilingi meja bemain yang sediakan dari pagi sampai malam hari.
Belum adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian menuai tanggapan dan protes dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya Pemuda Muhammadiyah. Parmadi Sugiharto Nasution, selalu Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Pinangsori mendesak aparat kepolisian untuk menertibkan segala bentuk judi di Kecamatan Pinangsori.
“Demi menjaga kesucian bulan suci Ramadhan, kita minta pihak kepolisian menertibkan segala kegiatan berbentuk judi,” pinta Parmadi. Rabu (22/5).
Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pinangsori ini meminta pihak kepolisian agar segera mengelar operasi pekat. Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM siap mendukung kinerja kepolisian guna memberantas praktik judi, miras maupum aktivitas maksiat lainnya.
“Kondisinyakan sudah meresahkan masyarakat, apa lagi yang ditunggu – tunggu,” tegas Parmadi.
Terpisah, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat SH SIK MH, yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Naingolan mengatakan, jika pihaknya telah menindaklanjuti keberadaan judi ketangkasan tembak ikan yang sedang marak di Pinangsori.
“Kanit serse sudah menyuruh berhenti. Kita hanya bisa menyampaikan baik – baik, kalau tidak mau mengindahkan, kita akan hubungi pimpinan mereka,” kata Dodi, melalui aplikasi WhatsApp. (ben)






