Setelah Disuntik Mulut Gisen Mengelurkan Buih Dan Langsung Kejang – Kejang

oleh -3.009 views
Rumah korban masih suasana dalam keadaan berduka

TAPTENG NEWS – JAM 11.15 WIB

Sempat viral di media sosial (Facebook) yang di posting salah satu keluarga pasien rumah sakit Ferdinand Lumban Tobing Sibolga, beberapa hari yang lalu yang melibatkan salah seorang keluarga korban tewas diduga akibat suntikan obat yang masuk melalui sambungan infus.

Korban bernama Gisen Kazuya Pasaribu warga Desa Sidikalang, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah

Saat dikonfirmasi, pihak keluarga mengatakan bahwa korban mulanya tidak ada mengalami gejala apa – apa masih dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada, Ketua Bawaslu Sibolga : Kita Akan Kaji Terlebih Dahulu

“Jadi datang seorang suster masuk kedalam kamar lalu menyuntikan obat melalui sambungan infus ke tangan anak saya, gak ada satu menit tiba – tiba dari mulut anak saya keluar buih dan langsung kejang – kejang,” kata keluarga di kediamannya, Senin (24/06) sekira jam 11.15 WIB.

Tidak hanya itu keluarga korban juga meminta, pelaku harus diberikan sanksi dan meminta management pihak rumah sakit harus profesional dalam menanggapinya dan pihak rumah sakit harus bertanggungjawab dalam permasalahan ini.

“Sudah macam disuntik mati saya lihat anak saya, seketika hanya berselang satu menit anak saya langsung meninggal. Kan itu sudah tidak beres,” kata Ibu korban sambil memperagakan kondisi anaknya saat di rumah sakit.

Baca Juga :  Usulan Pemko Sibolga Merelokasikan Para Pedagang di Jalan Horas Ke Pasar Dewa Sakti Ditolak

Harapan keluarga korban, pembenahan di rumah sakit juga harus di perketat dan tidak semena – mena kepada pasien. Kiranya agar tidak ada lagi korban selanjutnya.

Sementara korban disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Sidikalang, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah, pada hari Minggu (23/6)

Pantauan dilokasi rumah korban masih suasana dalam keadaan berduka. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *