TAPTENG NEWS – JAM 11.00 WIB
DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tapanuli Tengah yang dinakhodai Musliadi Simanjuntak, S.Pd.I menyatakan mendukung Program Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani memberantas Narkoba dan penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. Hal itu dikatakannya melalui telepon seluler, Selasa (10/09).
“Seluruh komponen dan perangkat BKPRMI Kabupaten Tapanuli Tengah siap mendukung dengan seluruh potensi yang ada, dalam memberhasilkan program Bupati Tapanuli Tengah mewujudkan Tapanuli Tengah Bebas Narkoba dan penyakit masyarakat lainnya,” kata Musliadi.
Musliadi juga menjelaskan BKPRMI Kabupaten Tapanuli Tengah mendukung dan siap bekerja sama untuk membentuk Peraturan Desa (Perdes) terkait warga desa di Tapteng yang kedapatan terlibat Narkoba, yaitu menjadi bandar, pengedar, atau pemakai Narkoba akan diusir dari wilayah desa di Kabupaten Tapanuli Tengah, yang akan berlaku paling lama awal Januari 2020.
“Kita berharap setiap desa di Kabupaten Tapanuli Tengah tentunya sudah menerbitkan Perdes tentang Narkoba itu paling lama diawal Januari 2020,” sebut Musliadi.
Musliadi juga menilai sudah banyak perubahan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakilnya Darwin Sitompul, yang diantara keberhasilan itu adalah terjalinnya Komunikasi yang baik antar umat beragama.
“Kita lihat terjalin kerukunan di antara umat beragama di Tapanuli Tengah. Semua warga menjalankan agama dan keyakinannya dengan baik dan saling menghormati dan mendukung,” tuturnya.
Musliadi juga mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Tengah bersatu mendukung program Bupati Tapanuli Tengah untuk membangun Tapanuli Tengah ke arah yang lebih maju dan masyarakat berkeadilan yang sejahtera.
Hal senada juga diungkapkan Dedy Fahri Sahnur Sihotang selaku Sekretaris Majelis Pertimbangan Daerah BKPRMI Tapanuli Tengah. Dedy Fahri mengajak seluruh Masyarakat Tapanuli Tengah bersatu memberantas Narkoba dan kemaksiatan di seluruh wilayah Kabupaten Tapanili Tengah sehingga Tapanuli Tengah dapat bersih dari bahaya Narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. (ben)






